Breaking News:

Bagikan Segera SK CPNS Bidan PTT

Sebanyak 40 bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT) di Kota Lhokseumawe telah dinyatakan lulus

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM /ASNAWI LUWI
Perwakilan bidan pegawai tidak tetap (PTT) Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, datangi DPRK Agara. 

* Tak Bergaji Sejak Maret 2017

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 40 bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT) di Kota Lhokseumawe telah dinyatakan lulus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, sampai sekarang mereka belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS. Dampaknya, sejak Maret 2017 sampai kini atau sudah berjalan 8 bulan mereka belum menerima gaji, baik sebagai bidan PTT ataupun sebagai CPNS.

Oleh karena itu, pihak DPRK Lhokseumawe mendesak Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Masyarakat setempat untuk segera membagikan SK pengangkatan bidan PTT sebagai CPNS. “Sesuai informasi yang kita terima, dasarnya SK mereka sudah siap. Jadi, tidak perlu ditunggu lama lagi, langsung dibagikan saja. Dengan demikian proses administrasi dapat disiapkan, sehingga mereka bisa menerima gaji,” kata Sekretaris Komisi C DPRK Lhokseumawe, Ardiansyah, Selasa (14/11).

Jika terus ditunda pembagian, maka sangat disayangkan nasib bidan PTT tersebut yang sudah tidak bergaji sekitar 8 bulan. “Jadi, kita minta paling lambat dalam pekan ini SK sudah dibagikan dan awal Desember mereka sudah bisa menerima gaji beserta rapel sesuai hitungan berlakunya masa kerja,” pungkas Politis PA tersebut.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengangkat para bidan dan dokter berstatus pegawai tidak tetap (PTT) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau kini diistilahkan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah bidan dan dokter berstatus PTT yang dalam proses pengangkatan CPNS berjumlah 42.000 orang di seluruh Indonesia.

Pengangkatan bidan PTT ini memang merupakan program pemerintah pusat. Dari jumlah PTT 2017 yang mengikuti seleksi pengangkatan sebanyak 42.000 orang, pemerintah hanya mengangkat sebanyak 38.000 orang menjadi PNS atau ASN.

Sedangkan sisanya sekitar 4.000 bidan yang usianya di atas 35 tahun terganjal dengan Undang-undang Aparatur Sipil Negara, yang hanya mengangkat calon ASN di bawah usia 35 tahun. Di Aceh, sejumlah kabupaten telah menyerahkan SK pengangkatan mereka sebagai PNS, seperti Aceh Tengah, Pidie, dan lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Masyarakat Lhokseumawe, Drs M Nur MPd, yang dikonfirmasi Serambi menyebutkan, sampai saat ini yang sudah rampung SK CPNS untuk 39 PTT dan telah diteken wali kota. Sedangkan satu lagi belum selesai, karena adanya kesalahan administrasi terkait bedanya tanggal lahir antara akta kelahiran dan SK PTT. “Namun, sesuai hasil koordinasi kami dengan BKN di Banda Aceh barusan, proses penyesuaian administrasi ini sudah selesai dan dalam dua atau tiga hari ini juga akan kita siapkan SK CPNS untuk dia,” ujarnya.

Pihaknya manargetkan paling lambat pekan depan SK tersebut diserahkan secara serentak untuk 40 bidan. “Sehingga awal Desember ini, 40 bidan PTT yang lulus CPNS sudah bisa menerima gaji, terhitung saat pengangkatan, yakni mulai Mei 2017,” demikian M Nur.(bah/sak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved