Breaking News:

Menurut Anggota DPRA Ini Seharusnya Ikan Paus Mati Diawetkan dan Disimpan di Museum

"Sayang sekali momen seperti itu kita tidak manfaatkan. Kita sayangkan sekali sikap tidak cermat dan ceroboh itu,"

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Ratusan warga melihat proses penguburan bangkai paus yang mati di bibir pantai Ujong Kareueng, Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Selasa (14/11/2017). Empat dari 10 ekor paus yang terdampar, Senin (13/11/2017) kemarin, mati dan dikuburkan di pantai tersebut. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRA, Asrizal H Asnawi mengatakan, seharusnya bangkai ikan paus sperma yang mati setelah terdampar di Pantai Ujong Kareung, Gampong Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar menjadi sarana pendidikan.

"Itu barang langka. Bisa diawetkan lengkap dengan kulit dan tulang. Kemudian disimpan di museum," katanya kepada Serambinews.com, Rabu (15/11/2017).

Baca: Dugaan Sementara, Ini Penyebab Kematian Empat Ikan Paus

Baca: MENGHARUKAN! Ini Foto-foto Autopsi dan Penguburan Bangkai Paus

Asrizal H Asnawi
Asrizal H Asnawi (ist)

Tapi sayangnya, binatang laut berbadan besar tersebut dikuburkan setelah mati.

Padahal, jika diawetkan masyarakat bisa melihatnya kapan saja dan bisa berselfie seumur hidup.

"Sayang sekali momen seperti itu kita tidak manfaatkan. Kita sayangkan sekali sikap tidak cermat dan ceroboh itu," ucap dia.

Baca: VIDEO: Begini Susahnya Menarik Paus ke Tengah Lautan, Warga Ikut Dorong Ekornya

Baca: Orang-orang yang Kaya Mendadak Setelah Menemukan Muntahan Ikan Paus Sperma

Seekor paus sperma yang terdampar di bibir pantai Gampong Durung, Kemukiman Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar  menghentakkan ekornya ke air saat ditarik oleh tim evakuasi, Senin (13/11/2017). Sebanyak 10 paus yang terdampar itu diprediksi bermigrasi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik atau sebaliknya. SERAMBI/M ANSHAR
Seekor paus sperma yang terdampar di bibir pantai Gampong Durung, Kemukiman Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar menghentakkan ekornya ke air saat ditarik oleh tim evakuasi, Senin (13/11/2017). Sebanyak 10 paus yang terdampar itu diprediksi bermigrasi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik atau sebaliknya. SERAMBI/M ANSHAR ()

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved