Pemkab Pidie Jaya Bangun Pasar Sayur Sementara, Pedagang Direlokasi

Itikad baik Pemkab disambut antusias oleh para pedagang dan mereka menyatakan siap menjaga kebersihan.

Pemkab Pidie Jaya Bangun Pasar Sayur Sementara, Pedagang Direlokasi
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Rencana Pemkab Pidie Jaya akan membangun pasar sayur sementara (darurat) di lokasi bekas pasar yang ambruk akibat gempa bumi akhir Desember 2016, kini terwujud.

Itikad baik Pemkab disambut antusias oleh para pedagang dan mereka menyatakan siap menjaga kebersihan.

Bukti keseriusan pemkab membangun pasar darurat untuk pedagang sayur-mayur di ibukota kecamatan yang juga ibukota kabupaten, setelah Jumat (17/11/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.

Wabup, H Saed Mulyadi  didampingi Kabag Humas, Banta Baihaqi SPd serta Keuchik Kota dan Imum Mukim Merdu dalam turun ke lokasi  merancang bentuk pasar darurat itu.

(Baca: Pasar Meureudu Menggeliat Kembali)

Tak ayal, karena memang pasar itu harus segera dibangun, setiba di lokasi, Wabup spontan menghubungi  kadis  terkait, camat/anggota muspika Meureudu termasuk imum  meunasah bahkan pakter pasar (haria pasai) agar membantu perencanaan.

Hasil kesepakatan, pasar darurat yang akan dibangun Pemkab Pijay adalah beberapa buah tenda.

Dijadwalkan pembangunan pasar permanen akan dilakukan pertengahan tahun 2018 mendatang.

Berbekal sebuah alat berat (eskapator) milik Dinas PU setempat, rencana tersebut langsung ditangani.

Sejumlah anggota TNI dan Polri ikut membantu mengangkat sayur-mayur  ke tempat lain yang telah ditetapkan haria. Wabup Pijay, dalam keterangannya kepada Serambinews,com menyebutkan, pasar darurat harus rampung dalam waktu 1 x 24 jam.

Hal itu dimaksudkan agar semua pedagang sayur, Sabtu (18/11/2017) kembali menempati lokasi semua berada dalam tenda.

Beberapa pedagang mengaku lega dan senang menyusul dibangunnya pasar darutar untuk mereka.

“Kami senang pemerintah membangun tempat sementara,” kata Nur seorang pedagang sayur. (*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved