Pimpinan Pesantren Ini Nilai Ada Kelemahan Dalam Penegakan Syariat Islam di Aceh Tenggara

Buktinya, wanita muslimah tanpa jilbab, penjualan miras dan maksiat merajalela

Ust M Hatta Bulkaini Pimpinan Pesantren Tarbiyah Auladil Muslimin Aceh Tenggara 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Penegakan Syariat Islam di Aceh Tenggara, semakin lemah.

Buktinya, wanita muslimah tanpa jilbab, penjualan miras dan maksiat merajalela.

Ini harus menjadi perhatian serius dalam mendukung Syariat Islam secara kaffah di 'bumi sepakat segenap'.

Baca: Kadisdikbud Aceh Tenggara Tinjau Proses Belajar Mengajar SD Biakmuli

Hal itu diutarakan, Ustad M Hatta Bulkaini Pimpinan Pesantren Tarbiyah Auladil Muslimin Aceh Tenggara yang juga Wakil Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh Tenggara, kepada Serambi, Sabtu (18/11/2017).

Dikatakan Ustad M Hatta, selama ini melihat penegakan Syariat Islam di Agara kurang adanya keseriusan baik dari instansi terkait maupun Pemerintah Agara.

Masyarakat muslimah tidak lagi segan - segan menunjukkan auratnya di depan umum, begitu juga pelajar berbusana ketat dan celana pendek.

Baca: Miliki Senjata Api Jenis FN, Polisi Ringkus Seorang Warga Aceh Tenggara 

Selain itu, pergaulan bebaspun sudah keterlaluan di Agara, seperti di kafe-kafe dan tempat lainnya.

Ini tidak bisa dibiarkan karena imbasnya akan merusak moral dan menghancurkan generasi muda kita.

Kedai penjual minuman keras (miras) semakin menjamur di Agara, seperti Kecamatan Lawe Sigala-gala, Babul Makmur dan Kecamatan lainnya.

Baca: Belajar Kurikulum, 90 Guru di Aceh Tenggara Dikirim ke Gayo Lues

Ini sebagai bukti kalau penjualan miras seperti minuman tuak dan minuman yang memabukkan cukup bebas diperjual-belikan di Agara dan ini harus diberantas tanpa tebang pilih.

"Siapapun dia harus menghormati dan mentaati qanun Syariat Islam." Ujar Ustad M Hatta Bulkaini.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved