Digerus Arus Sungai, Jembatan Gampong Geuni di Pidie Terancam Ambruk

Kedua jembatan ini pada intinya perlu penanganan segera dikarenakan merupakan akses utama bagi warga di Kecamatan pedalaman di Pidie

Digerus Arus Sungai, Jembatan Gampong Geuni di Pidie Terancam Ambruk
IST
Truk terseret arus sungai saat mengambil pasir di Sungai Keumala, Pidie, Sabtu (25/11/2017). 

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - jembatan penghubung rus jalan Beureunuen- Tangse‎ persisnya di Gampong Geuni, Kecamatan Tangse, Pidie, Sabtu (25/11/12017) sekira 19.00 WIB terancam ambruk akibat diterjang arus sungai Krueng Baro Raya.

Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi SSos kepada Serambinews.com, Sabtu (25/11/2017) malam mengatakan, ini dampak dari hujan disertai arus sungai yang deras.

Baca: Truk Terseret Arus Sungai Sepuluh Meter di Keumala Saat Ambil Pasir

Akibatnya jembatan penghubung Beureunuen-Tangse atau persisnya di Gampong Geuni, telah menyebabkan salah satu abutmen miring sehingga menjadi riskan untuk dilewati masyarakat atau pelintas.

"Sebagai solusi, pihak BPBD dengan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) untuk memasang jembatan darurat atau bailey," katanya.

Selain itu, jembatan penghubung Gampong Pulo Baro-Layan, Tangse juga menglami hal yang sama sehingga berdampak tidak dapat dilintasi oleh warga.

Baca: Tertangkap Basah Curi Sapi, Dua Warga Pidie Bonyok Dihajar Massa, Sepmornya Dibakar

Kedua jembatan ini pada intinya perlu penanganan segera dikarenakan merupakan akses utama bagi warga di Kecamatan pedalaman di Pidie.

"Selain mengancam dua unit jembatan, satu unit rumah milik M Gadeng warga Gampong Rantau Panyang juga turut terseret arus deras sungai Krueng Geuni," jelasnya.

Terhadap kondisi kedua jembatan yang terancam ambruk itu, BPBD Pidie mengharapkan warga untuk lebih waspada terhadap bencana alam.

Baca: Gadis asal Pidie Ini Setuju Mau Dikawinkan, Sebulan Kemudian Ia Pergi dan tak Kembali

Karena faktor intensitas curah hujan yang mulai tinggi dalam beberapa hari ke depan.

"Saat ini pihak BPBD sedang menginventarisir terhadap infrastruktur publik yang ‎hancur pascahujan deras,"katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved