Kamis, 16 April 2026

Jalan Rusak dan Permukaan Jembatan Turun, Warga Nagan Protes Aktivitas Pengangkutan Batu Gajah

"Akibat banyaknya muatan batu gajah yang diangkut, badan jembatan di Kuala Tuha juga sudah semakin turun permukaannya," kata Said Muhazar.

Penulis: Dedi Iskandar | Editor: Safriadi Syahbuddin
IST
Truk pengangkut batu gajah melintasi ruas jalan Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir hingga ke Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Minggu (26/11/2017). Akibatnya ruas jalan itu rusak parah di beberapa titik. 

Laporan Dedi Iskandar | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Warga di kawasan Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya memprotes pengangkutan batu gajah oleh truk berbadan lebar yang melintasi ruang jalan dari Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir hingga ke Lamie, Kecamatan Darul Makmur.

Akibat pengangkutan batu gajah tersebut, menyebabkan badan jalan di sepanjang ruas jalan tersebut rusak parah dan berlubang di sejumlah titik. Sehingga menyebabkan pengguna jalan tak nyaman saat melintas.

(Baca: Belum Pernah Nikmati Jalan Aspal, Warga Batu Bedulang Gelar Upacara HUT Ke-72 RI di Jalan Rusak)

(Baca: Polisi Amankan 8 Interculer Pengangkut Batu Gajah, Pengusaha Jadi Tersangka)

(Baca: Di Kecamatan Ini, Ada 15 Desa yang Masuk dalam Proyek Jalan Tol Sigli-Banda Aceh)

"Akibat banyaknya muatan batu gajah yang diangkut, badan jembatan di Kuala Tuha juga sudah semakin turun permukaannya," kata Said Muhazar, tokoh pemuda Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya kepada Serambinews.com, Minggu (26/11/2017).(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved