Puluhan Kendaraan Terjebak Macet di Jembatan Geuni Tangse

Jembatan Geuni tidak mampu menampung beban berat sejak satu abutment patah dihantam derasnya air sungai, Sabtu (25/11/2017).

Puluhan Kendaraan Terjebak Macet di Jembatan Geuni Tangse
IST
Puluhan kendaraan roda empat terjebak kemacetan di Jembatan Geuni, Kecamatan Tangse, Pidie, Minggu (26/11/2017). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sejumlah kendaraan roda empat dari dua arah (Tangse dan Beureunuen), Pidie, terjebak macet di Jembatan Geuni, Kecamatan Tangse, Pidie, Minggu (26/11/2017).

Kemacetan terjadi sejak pukul 10.00 WIB dan hingga tadi malam kemacetan belum teratasi.

Puluhan mobil terlihat mengantre di jalan nasional, menunggu giliran menaiki sarana penyeberangan.

Petugas mengatur kendaraan supaya tidak berebut saat menaiki Jembatan Geuni.

Untuk diketahui, Jembatan Geuni tidak mampu menampung beban berat sejak satu abutment patah dihantam derasnya air sungai, Sabtu (25/11/2017), akibat curah hujan tinggi.

(Baca: Digerus Arus Sungai, Jembatan Gampong Geuni di Pidie Terancam Ambruk)

(Baca: Jembatan Penghubung Jambo Papeun-Cot Bayu di Trumon Memprihatinkan)

(Baca: Enam Warga Ditangkap di Tambang Emas Liar di Tangse, Polisi Ikut Amankan Benda Ini)

"Kita imbau kepada pengguna jalan, agar berhati-hati saat menaiki jembatan Geuni, Tangse," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi SSos, kepada Serambinews.com, Minggu (26/11/2017).

Camat Tangse, M Jafar kepada Serambinews.com tadi malam, mengatakan, puluhan mobil masih terjebak kemacetan di Jembatan Geuni.

Mobil harus antre untuk melintasi sarana penyeberangan tersebut.

Menurut M Jafar, dinas terkait dari provinsi sudah ke lokasi.

"Besok (Senin), rencana akan dipasang jembatan bailey. Bailey harus cepat dipasang agar arus lalu lintas Beureunuen-Geumpang normal kembali," katanya.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved