Abusyik Tinjau Infrastruktur Rusak Banjir di Tangse, Ini Pesannya kepada Warga

Kedua desa tersebut sebagian infrasruktur rusak dampak banjir, Sabtu (25/11/2017).

Abusyik Tinjau Infrastruktur Rusak Banjir di Tangse, Ini Pesannya kepada Warga
ist
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie, Apriadi SSos, meninjau jembatan Geuni, Kecamatan Tangse, Senin (27/11/2017). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie Roni Ahmad atau Abusyik meninjau infrastruktur rusak di kawasan Kecamatan Tangse, Senin (27/11/2017).

Gampong yang dikunjungi orang nomor satu di Pidie itu adalah Desa Geuni dan Blang Jeurat. Kedua desa tersebut sebagian infrasruktur rusak dampak banjir, Sabtu (25/11/2017).

Seperti di Geuni satu jembatan melintasi jalan nasional rusak pada abutment. Jembatan itu, kini sedang dalam perbaikan dinas provinsi.

Adapun di Blang Jeurat satu rumah warga disapu banjir dan beberapa ruas jalan serta tebing sungai ikut ambruk dampak banjir.

(Baca: Abusyik Hadiri Pelantikan Forum PRB)

Abusyik dalam kunjungan itu mengatakan, ia meminta kepada warga supaya tidak menebang kayu. Sebab, kayu di hutan yang menampung air hujan.

Jika kayu yang tumbuh subur di hutan dijaga, lanjut Abusyik, maka banjir tidak menghantam perkampungan warga dan infrasruktur yang telah dibangun.

Banjir akan terjadi jika curah hujan tinggi akibat wadah penampung air, yaitu pohon-pohon besar telah punah akibat penebangan liar.

"Kayu di hutan harus dilestarikan untuk menahan banjir," tegas Abusyik.

Dalam kunjungan itu, Abusyik juga meminta kepada dinas provinsi yang menangani jembatan Geuni, agar mempercepat pekerjaannya.

Sehingga arus tranportasi Beureunuen, Tangse, Geumpang dan Melaboh tidak macet. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved