Kapal Nelayan Tabrak Tanker di Korea Selatan, 13 Orang Tewas dan Dua Orang Masih Hilang

Beberapa korban tewas sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak dapat tertolong.

Kapal Nelayan Tabrak Tanker di Korea Selatan, 13 Orang Tewas dan Dua Orang Masih Hilang
(Yonhap News)
Kapal nelayan Seonchang-1 yang membawa 20 orang dan dua awak terbalik, ketika menabrak tanker di laut yang dekat dengan kota pelabuhan Incheon, Korea Selatan pada Minggu (3/11/2017). 

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Sebanyak 13 orang tewas dan dua lainnya hilang, setelah sebuah kapal nelayan bertabrakan dengan kapal tanker di lepas pantai barat, Korea Selatan, pada Minggu (3/12/2017) dini hari waktu setempat.

Dilansir dari AFP, kapal nelayan Seonchang-1 yang membawa 20 orang dan dua awak terbalik, ketika menabrak tanker bahan bakar dengan muatan 336 ton, di laut yang dekat dengan kota pelabuhan Incheon.

Beberapa korban tewas sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak dapat tertolong.

Sementara, 7 korban lainnya masih dirawat di rumah sakit, dan dua orang masih hilang, termasuk kapten kapal.

Korban tewas dilaporkan berusia antara 30 tahun hingga 70 tahun.

Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa atau luka yang berasal dari kapal tanker.

Sebuah rekaman TV menunjukkan kapal nelayan tenggelam di bawah gelombang, sementara penyelam mencoba mencari korban di sekitar dek.

Kendati semua penumpang kapal yang tengah mengikuti tur memancing itu mengenakan jaket pelampung, namun mereka terkena hipotermia.

Laman Yonhap News mewartakan, Presiden Moon Jae In juga memerintahkan operasi pencarian dan penyelamatan hingga menemukan korban hilang.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan juga meluncurkan satuan tugas untuk menangani kecelakaan tersebut.

"Tidak ada masalah khusus terkait kondisi cuaca, laporan berlayar, atau persiapan keberangkatan," kata seorang petugas penjaga pantai.

Kecelakaan mematikan yang melibatkan kapal nelayan kerap menjadi berita utama di Korea Selatan.

Sebelumnya, kecelakaan mematikan lainnya yang terparah terjadi pada September 2015, di mana 15 orang tewas setelah sebuah kapal wisata memancing terbalik di dekat pulau resor selatan Jeju. (AFP/yonhapnews)

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved