Breaking News:

Tiga Kecamatan di Aceh Selatan Masih Terendam

Tiga kecamatan di Aceh Selatan yaitu Trumon Timur, Trumon Tengah, dan Trumon, hingga Jumat (8/12) masih terendam banjir

Editor: hasyim
kendaraan dari arah berlawanan Jumat (8/12) hingga pukul 15.26 WIB dilaporkan masih terjebak macet di ruas jalan Nasional Tapaktuan - Subulussalam tepatnya di kawasan Jembatan Ie Mirah, Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Foto IST 

TAPAKTUAN - Tiga kecamatan di Aceh Selatan yaitu Trumon Timur, Trumon Tengah, dan Trumon, hingga Jumat (8/12) masih terendam banjir. Ratusan kendaraan sampai pukul 15.26 WIB kemarin juga masih terjebak macet di jalan Tapaktuan-Subulussalam tepatnya kawasan Jembatan Ie Mirah, Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.

Akibat banjir, ratusan warga Kecamatan Trumon Tengah harus diungsikan ke Lapangan Detasemen C Brimob, Desa Ie Jerneh, Kecamatan Trumon Tengah. “Evakuasi warga terus berlangsung. Hingga kini belum ada tanda-tanda banjir akan surut,” ungkap Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri SE kepada Serambi, kemarin.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, mengatakan, warga mengungsi ke beberapa lokasi yang disediakan pihaknya bersama Dinas Sosial Aceh Selatan.

“Kecamatan yang dilanda banjir yaitu Kota Bahagia, Trumon Timur, Trumon, dan Trumon Tengah. Dari empat kecamatan tersebut, Trumon Tengah dan Trumon kondisinya sangat parah,” ujarnya.

Dijelaskan, banjir di Kota Bahagia dengan ketinggian air 1,2 meter terjadi akibat meluapnya Krueng Bakongan. Sementara banjir di wilayah Trumon Raya (Trumon, Trumon Tengah dan Trumon Timur) dengan kedalaman 2-3 meter merupakan banjir kiriman dari Sungai Sultan Daulat.

“Banjir kali ini melumpuhkan aktivitas masyarakat,” kata Cut Sazalisma.

Diambahkan, Bupati Aceh Selatan telah mengeluarkan Surat Pernyataan Bencana Alam mulai 4-17 Desember 2017. Dikatakan, BPBD bersama SAR, PMI, tagana, TNI/Polri dan instansi terkait lainnya juga sudah mengevakuasi warga yang terjebak banjir, memasang tenda untuk pengungsi, dan mendistribusikan logistik dari dinas sosial seperti beras, mi instan, dan air mineral.

Cut Sazalisma menjelaskan, hingga pukul 17.07 WIB kemarin, banjir belum juga surut. Karena itu, pihaknya bersama instansi terkait terus memantau pergerakan air. “Memang di beberapa desa, airnya mulai surut, tapi belum signifikan. Sebab ada desa yang ketinggian airnya malah bertambah,” ungkapnya sembari menambahkan arus transportasi di beberapa tempat lumpuh. Jalan nasional di kawasan Jembatan Ie Mirah, hingga pukul 15.00 WIB kemarin baru bisa dilewati kendaraan roda empat ukuran besar.

Ditambahkan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial juga sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk korban banjir Aceh Selatan. “Bantuan itu sudah kita distribusikan kepada korban,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XXIX Dim Aceh Selatan, Ny Stevany Hary Mulyanto didampingi pengurus lainnya dan anggota Koramil Trumon, Kamis (7/12) siang, menyalurkan sembako bantuan untuk korban banjir di wilayah Trumon Tengah.

Rombongan itu sudah berusaha menerobos banjir untuk menuju Desa Cot Bayu, namun gagal akibat ketinggian air mencapai 80 cm. Akhirnya, bantuan diserahkan kepada Sekdes Cot Bayu di jalan yang juga tergenang banjir. Kemudian bantuan tersebut diangkut ke lokasi dengan speedboat. Persit Kodim Aceh Selatan juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Ladang Rimba.(tz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved