Breaking News:

Geger Ibu Kota Israel Tertulis Yerusalem di Buku Pelajaran SD, Mendikbud: Segera Ditarik dan Diralat

Muhadjir mengatakan sudah meminta kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad untuk menelusuri hal tersebut.

ISTIMEWA
Buku sekolah yang sebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel 

SERAMBINEWS.COM - Belum reda sikap kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kini digegerkan dengan beredarnya sebuah buku pelajaran sekolah yang tertulis Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Bahkan sudah tersebar di media sosial sebuah buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang menuliskan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Setidaknya hal ini bisa diketahui melalui sebuah buku pelajaran SD yang diterbitkan oleh Intan Pariwara dan buku itu sudah disyahkan oleh Kemendikbud dari tahun 2009 silam.

Serambinews Melansir Panjimas Hal ini terungkap melalui sebuah informasi yang disampaikan oleh KH. Nu’man seorang Dosen Al Musadaddiyah, Garut.

Menurutnya kalau tidak percaya hal itu, silahkan bisa dicek sendiri dengan melihat Buku IPS, Kelas 6, penerbit Intan Pariwara dan juga Yudistira Hal.64 : disitu jelas disebutkan bahwa negara Israel ber Ibukota: Yerussalem.

ist
facebook/ist

Terkait hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan sudah menarik tautan tersebut dari situs Kemendikbud.

Dia mengatakan ada ketidakcermatan hingga e-book tersebut diunggah.

"Buku tersebut sejak pagi ini sudah dihapus dalam daftar BSE Kemendikbud," kata Muhadjir lewat pesan singkat, Selasa (12/12/2017), demikian dilansir Serambinews.com dari detik.

"Itu sebuah kekhilafan yang memalukan. Menurut Kapuskurbuk (kepala pusat kurikulum dan perbukuan) buku tersebut masuk BSE tahun 2008. Ada ketidakcermatan Tim Penilai Buku dalam menetapkan buku tersebut sebelum diunggah ke laman BSE Kemendikbud," sambungnya.

Muhadjir mengatakan sudah meminta kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad untuk menelusuri hal tersebut.

Halaman
123
Penulis: faisal
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved