Disambar Petir Saat Bekerja di Malaysia, Nyawa Pemuda Aceh Ini tak Tertolong

Pria kelahiran 24 Agustus 1988 itu meninggal setelah disambar petir saat bekerja bangunan di Tampin Negeri Sembilan, Malaysia.

Disambar Petir Saat Bekerja di Malaysia, Nyawa Pemuda Aceh Ini tak Tertolong
IST
Musliadi, pemuda Manggeng, Abdya, meninggal disambar petir saat bekerja di Malaysia, Rabu (13/12/2017).

Laporan Rahmat Saputra l Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Tenaga kerja Indonesia asal Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Musliadi dilaporkan meninggal dunia di Malaysia, Rabu (14/12/2017) sekira pukul 15.00 waktu setempat.

Pria kelahiran 24 Agustus 1988 itu meninggal setelah disambar petir saat bekerja bangunan di Tampin Negeri Sembilan, Malaysia.

Informasi ini diperoleh Serambinews.com dari anggota DPD RI, Sudirman alias Haji Uma melalui layanan berbagi pesan, Whatsapp, Kamis (14/12/2017) siang.

"Informasi ini saya peroleh dari Abu Saba Grup KANA (Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh)," tulis Haji Uma.

(Baca: Diancam Bunuh di Malaysia, Dua TKI Terpaksa Selundupkan Sabu-Sabu 1,7 Kilogram)

(Baca: Merajut Cinta di Malaysia, Berpisah Nyawa di Kampung Halaman)

(Baca: Anaknya Meninggal di Malaysia, Nurma: Saya Bermimpi Dia Pulang dengan Wajah Bersih)

Ditambahkan, sebelum menghembuskan napas terakhir, Musliadi sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Namun, satu jam kemudian atau sekira pukul 16.00 waktu setempat, nyawa Musliadi tak tertolongkan lagi.

Jenazah almarhum Musliadi, kata Haji Uma, masih dalam proses di rumah sakit di Malaysia.

"Persoalan ini sudah saya sampaikan kepada kadis sosial Aceh untuk bisa ditindaklanjuti," kata Haji Uma seraya menyebutkan salah seorang adik almarhum juga sedang berusaha mengurusi kepulangan jenazah abangnya.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved