Kronologis Penangkapan 7 Waria, Ternyata Ada 55 Orang Yang Berpesta di Hotel

Mereka berpatungan atau mengumpulkan uang Rp 100 ribu/orang untuk biaya makan minum di tempat pesta tersebut.

Kronologis Penangkapan 7 Waria, Ternyata Ada 55 Orang Yang Berpesta di Hotel
SERAMBINEWS.COM
Para waria saat diamankan di kantor WH Aceh 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tujuh waria diamankan oleh satpol PP dan WH Aceh di dua tempat terpisah pada Sabtu (16/12/2017) malam.

Enam orang diamankan di Simpang Surabaya dan satu orang Simpang Lima Banda Aceh.

Berdasarkan keterangan salah satu waria yang tertangkap kepada petugas, jumlah yang menghadiri pesta pada malam itu sebanyak 55 orang.

Mereka berpatungan atau mengumpulkan uang Rp 100 ribu/orang untuk biaya makan minum di tempat pesta tersebut.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan WH Aceh, Marzuki MH menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan terhadap tujuh waria itu diketahui, bahwa pada malam itu mereka menggelar pesta ulang tahun di dekat kolam renang Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

(Baca: Beredar Kabar Ada Kontes Waria di Hotel Hermes, Setelah Terciduk Ini Pengakuan Mereka)

(Baca: Cerita Waria dan 4 Wanita Saat Ditangkap, tak Henti Rayu Polisi Hingga Dalam Mobil Patroli)

(Baca: Kecam Kontes Waria, Haji Uma: Evaluasi Keberadaan Hotel Hermes !)

Sebelumnya sempat beredar dua informasi mengenai aktivitas waria d Hotel tersebut. Yaitu menggelar kontes ratu waria dan pesta ulang tahun.

Namun acara pesta tersebut dibubarkan oleh polisi, sehingga mereka kembali. Beberapa diantaranya kembali ke salon masing-masing.

Di saat bersamaan, informasi adanya kontes ratu waria di Hermes sudah menyebar di sejumlah media sosial dan menghebohkan masyarakat.

Sekitar pukul 23.30 WIB, enam orang waria bergerak dari Jalan Pocut Baren ke pusat jajanan Simpang Surabaya untuk makan minum.

Pada saat itulah mereka ditangkap oleh masyarakat. Petugas WH yang mendapatkan informasi itu langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan.

Tak lama berselang, satu regu WH yang sedang berpatroli berpapasan dengan seorang waria lagi di Kawasan Simpang Lima, sehingga langsung diamankan dan dibawa ke kantor WH Aceh di kawasan Jambo Tape.

Kata Marzuki, kepada petugas ketujuh waria itu mengaku baru saja selesai merayakan pesta ulang tahun di Hermes. Namun mereka membantah jika ada kontes ratu waria.

Para waria itu merupakan para pekerja beberapa salon dan rumah makan di Banda Aceh.

Setelah melalui pemeriksaan, mereka hanya bisa dijerat dengan Perda No 5 Tahun 2000 Tentang Pelaksanaan Syariat Islam.

Mereka dijerat dengan perda itu karena berkelakuan tidak sesuai syariat Islam dan kearifan lokal Aceh.

“Kalau untuk qanun jinayah mereka belum bisa dijerat, karena mereka tidak ditangkap dalam keadaan liwath (homoseksual) atau ikhtilat (bermesra-mesraan),” ujar Marzuki.

Menurutnya, WH akan memberi pembinaan, selanjutnya mereka akan dikembalikan ke keluarga maupun atasan mereka bekerja.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved