Breaking News:

Wagub: KEK Arun Butuh 40 Ribu Tenaga Kerja

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun yang berada di kawasan Lhokseumawe dan Aceh Utara

Editor: bakri
Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, menyampaikan pidato dalam rapat senat terbuka Politeknik Negeri Lhokseumawe dalam rangka Dies Natalis ke-30 di aula serbaguna Kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe, Senin (18/12). 

LHOKSUKON - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun yang berada di kawasan Lhokseumawe dan Aceh Utara membutuhkan sekitar 40 ribu tenaga kerja. Untuk itu, perguruan tinggi harus mempersiapkan tenaga terampil yang akan dibutuhkan nantinya oleh industri dalam kawasan KEK Arun.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Nova Iriansyah saat memberikan sambutan sekaligus membuka pameran yang diadakan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Senin (18/12), dalam rangka Dies Natalis Ke-30 di auditorium kampus setempat. Selain pameran, untuk memeriahkan dies natalis, PNL juga menggelar fun bike dan fun walk, kuliah umum, dan aneka kegiatan lainnya.

“Generasi muda Aceh harus memperkuat keterampilan dan keahlian melalui pendidikan vokasi. Sehingga nantinya bisa mengisi peluang pekerjaan di berbagai sektor. KEK Arun Lhokseumawe lebih menjanjikan dibandingkan menjadi PNS,” ujar Wagub Aceh.

Dalam kesempatan itu, Nova Iriansyah juga menanggapi permintaan Direktur PNL terkait kelanjutan pembangunan gedung auditorium PNL. Wagub mengatakan, hingga saat ini belum ada usulan di meja pimpinan Pemerintahan Aceh. “Untuk itu usulannya ditunggu,” ucap Nova yang disambut aplaus dari tamu yang hadir.

Direktur PNL, Ir Nahar MT dalam orasi ilmiahnya menyampaikan, bahwa politeknik itu didirikan pada tahun 1985 oleh bank dunia. “Didirikan pada tahun 1985 dengan nama Politeknik Syiah Kuala. Kala itu, jurusannya cuma tiga yaitu Jurusan Teknik Sipil, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin. Pada tahun 1997, PNL menjadi perguruan tinggi mandiri. Saat ini sudah mempunyai enam jurusan,” papar Nahar.

Dilanjutkan dia, saat ini PNL sudah mempunyai 17 ribu alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri, dan sudah bekerja di berbagai sektor. “Lulusan kami sudah bekerja di berbagai sektor, PNL juga menjadi salah satu yang mendapatkan kepercayaan pemerintah dalam program revitalisasi,” ungkapnya.

Nahar juga mengatakan bahwa saat ini lahan PNL seluas 15 hektare, dengan mahasiswa mencapai 5.500 orang, dan tenaga pendidik sebanyak 500 orang. “Kondisi ini menyebabkan perluasan kawasan kampus mutlak diperlukan. Mohon dukungan Menristekdikti,” pinta Nahar.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Kelembagaan Kemeristek Dikti, Dr Totok Prasetyo mengatakan, pihaknya sangat mendukung program revitalisasi PNL. Kemenristekdikti, jelasnya, saat mendukung pengembangan semua perguruan tinggi di Indonesia, tak terkecuali PNL.

Sementara itu, puncak acara Dies Natalis Ke-30 PNL juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat yang dianggap berjasa kepada kampus itu serta launching Expo PNL oleh Wagub. Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan Menristekdikti, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Ir Azwar Abubakar MM, serta Ir Tarmizi Kirim MSc.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved