Bagikan Bingkisan Ganja untuk Hadiah Natal, Pasangan Kakek-Nenek Ditangkap Polisi

Pasangan bernama Patrick Jiron (83) dan Barbara Jiron (80) ditangkap di dekat kota Bradshaw, pada Selasa (19/12/2017).

Bagikan Bingkisan Ganja untuk Hadiah Natal, Pasangan Kakek-Nenek Ditangkap Polisi
(The New York Times)
Ganja seberat 27 kg senilai 336.000 dolar AS atau Rp 4,5 miliar akan dibagikan untuk hadiah Natal. Polisi Nebraska kemudian menangkap pasangan yang ingin mengedarkan bingkisan ganja itu. 

SERAMBINEWS.COM, NEBRASKA - Kepolisian Nebraska, Amerika Serikat, menangkap sepasang suami istri berusia 80-an tahun karena diduga membawa ganja seberat 27 kg senilai 336.000 dolar AS atau Rp 4,5 miliar.

Dilansir dari New York Times, Jumat (22/12/2017), keduanya mengaku bingkisan ganja itu akan diberikan sebagai hadiah Natal.

Pasangan bernama Patrick Jiron (83) dan Barbara Jiron (80) ditangkap di dekat kota Bradshaw, pada Selasa (19/12/2017).

Menurut keterangan polisi, mereka pergi dari California menuju Vermont, dan berhenti di Boston untuk mendistribusikan ganja ke anggota keluarga dan rekannya sebagai hadiah Natal.

(Baca: Pemuda Palestina Meninggal Dunia Ditembak Polisi Israel, Korban Jiwa Jadi 9 Orang dalam Sepekan)

(Baca: Polres Gayo Lues Siapkan Dua Pos Pelayanan Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru)

Petugas polisi setempat, Paul Vrbka mengatakan Patrick sempat ditahan di penjara York County, sementara istrinya tidak dimasukkan ke bui karena menderita beberapa masalah kesehatan.

AFP melaporkan Patrick ditahan atas tuduhan kepemilikan ganja untuk pengiriman dan tanpa stempel pajak obat.

Pajak untuk ganja sebesar 10 dolar AS atau Rp 135.000 per ons.

(Baca: Awal 2018 BKSDA Pasang GPS Collar pada Gajah Liar di Aceh Timur, Ini Tujuannya)

(Baca: Tim Arung Jeram Aceh Sabet Dua Medali di Jawa Timur)

Kini Patrick telah dibebaskan dengan membatar 10 persen dari tagihannya sebesar 100.000 dolar AS atau Rp 1,3 miliar.

Ganja ilegal di Nebraska, meskipun beberapa negara bagian lain di AS, termasuk California dan Colorado telah melegalkan obat tersebut untuk kebutuhan rekreasi atau penggunaan pribadi.

Sementara, Vermont termasuk di antara 29 negara bagian yang telah melegalkan ganja untuk tujuan medis. (The New York Times,AFP)

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved