Breaking News:

Pemberontak Syiah Houthi Gunakan Senjata Dari Iran, Telah Disita Koalisi Saudi

Foto tersebut diambil dari helikopter tempur Apache, yang juga menargetkan milisi Houthi di pos perbatasan.

Editor: Muhammad Hadi
(MOHAMMED HUWAIS / AFP)
Tentara milisi Houthi bersorak dan meneriakkan slogan saat berkumpul di ibu kota Sanaa. 

SERAMBINEWS.COM - Koalisi Arab mengumumkan jika mereka telah menyita persenjataan milik kelompok Syiah Houthi yang diklaim bersumber dari Iran.

Dilansir dari Al Arabiya, Kamis (28/12/2017), juru bicara pasukan koalisi, Kolonel Turki bin Saleh al-Maliki mengungkapkan, senjata-senjata yang mereka sita dari milisi Houthi berasal dari Iran.

Baca: Targetkan Kediaman Raja Salman, Pasukan Arab Saudi Hancurkan Rudal Kelompok Pemberontak Houthi

Media milik pemberontak Houthi merilis foto rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi.
Media milik pemberontak Houthi merilis foto rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi. (Reuters)

Al-Maliki juga mengungkapkan bukti foto udara yang menampilkan seorang milisi yang sedang membawa misil SAM-7.

Misil SAM-7 merupakan pelontar rudal dari darat ke udara (surface to air missile) yang diproduksi Rusia.

Foto tersebut diambil dari helikopter tempur Apache, yang juga menargetkan milisi Houthi di pos perbatasan.

Baca: Milisi Houthi Tetap Tolak Kembalikan Jenazah Mantan Presiden Yaman, Ini Alasannya

Al-Maliki menambahkan, unit Apache juga telah menghancurkan kendaraan militer milik pemberontak berikut juga depot senjata dan pos pemeriksaan Houthi.

Dalam operasi yang sama, unit Apache juga berhasil menemukan lokasi penyimpanan misil balistik Houthi dan kemudian menghancurkannya.

Koalisi Arab, bersama dengan tentara militer Yaman saat ini tengah fokus pada upaya penghapusan pangkalan Houthi yang ada di dekat perbatasan Arab Saudi.

Baca: Hadapi Pemberontak Houthi, Saudi Kerahkan 100 Jet dan 150.000 Serdadu

"Koalisi juga telah memberikan bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui sejumlah wilayah Yaman dan juga organisasi kemanusiaan di Sanaa di tengah ancaman terhadap para pekerja kemanusian," tambah Al-Maliki.

Koalisi juga membagikan surat edaran bersama dengan militer Yaman untuk membantu mereka yang mencari perlindungan.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved