Pakai Helikopter, Pasukan Raider Kodam Iskandar Muda "Serbu" Terminal Batoh

Pasukan Yonif 112 Raider ini melibatkan satu helikopter dan satu mobil komodo, kendaraan taktis serta motor trail.

Pakai Helikopter, Pasukan Raider Kodam Iskandar Muda
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Pasukan Raider 112 Kodam Iskandar Muda melakukan simulasi pembebasan sandera di Terminal Terpadu Banda Aceh, Sabtu (30/12/2017). 

Laporan Budi Fatria | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Suasana tenang dan nyaman di Terminal Terpadu Banda Aceh, berubah menjadi kepanikan.

Terlihat sebagian penumpang dan warga yang berada di kompleks terminal berhamburan keluar dari ruangan saat mendengar rentetan tembakan dari senapan pasukan Yonif 112/Raider Kodam Iskandar Muda (IM)  yang menyerbu komplotan teroris.

Pasukan Yonif 112 Raider ini melibatkan satu helikopter dan satu mobil komodo, kendaraan taktis serta motor trail. Mereka melumpuhkan komplotan teroris yang menyandera sejumlah orang di terminal itu.

Aksi para tentara itu merupakan simulasi pembebasan sandera yang dilakukan di Kompleks Terminal Terpadu Kota Banda Aceh, di Jalan Mr Muhammad Hasan, Batoh, Sabtu (30/12/2017).

"Kita setiap tahun melakukan latihan pemantapan satuan Raider, di mana selama satu tahun mereka ditempa teknis dan taktis, nanti acara puncaknya seperti yang hari ini kita liat," kata Danrindam IM Kolonel Inf Niko Fahrizal didampingi Danyonif Raider 112/Dharma Jaya (DJ) Letkol Inf Awang Danuarto SSos.

(Baca: Dua Prajurit TNI Diserang Enam Preman di Blangpadang, Dipaksa Turun dari Panser)

(Baca: POPULER - Jilbab Pink Istri Abusyik, Prajurit TNI Diserang Preman, hingga Penangkapan Waria)

(Baca: Setelah Ikut Pendidikan Pasukan Khusus, 737 Prajurit Raider Tiba di Pelabuhan Aceh Utara)

Ia menambahkan, dalam kegiatan itu diasumsikan terjadi situasi gawat darurat.

Para kelompok yang berseberangan dengan pemerintah tidak punya kemampuan lain, akhirnya menculik tokoh-tokoh penting atau kepala daerah.

"Dengan kemampuan pasukan Raider ini lah kita bebaskan para sandera. Di situlah kita latihan terus, di mana kita akan tahu kemampuan setiap personel. Seperti yang kita lihat tadi dalam waktu 2 menit sandera sudah dibebaskan," demikian Danrindam IM Kolonel Inf Niko Fahrizal.(*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved