Terungkap Hal Ini, Masalah Warga Aceh Terbangkan Layang Motif Bendera GAM Bakal Panjang

Agusman menjelaskan, ada berbagai macam jenis obat yang disita polisi dari klinik pengobatan alami tersebut.

Terungkap Hal Ini, Masalah Warga Aceh Terbangkan Layang Motif Bendera GAM Bakal Panjang
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo (tengah) saat menunjukkan layang-layang bermotif bendera GAM, Kamis (28/12/2017) 

SERAMBINEWS.COM - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah mengamankan 5.955 obat ilegal asal China.

Ribuan obat yang tak mengantongi izin resmi peredaran tersebut disita dari sebuah klinik pengobatan alami di wilayah Purwosari, Kudus.

Dalam kasus tersebut, Sat Reskrim Polres Kudus membekuk dua pelaku yang tak lain adalah penjual obat berbahaya tersebut.

Baca: Kodim Kudus Jawa Tengah Tangkap 14 Warga Diduga Simpatisan GAM, Ini Masalah dan Identitas Mereka

Keduanya yaitu MI (22) warga Desa Balaoi, Lhokseumawe, Aceh dan AM (24) warga Kelurahan Meunasah Pinto, Muara Batu, Aceh Utara.

Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning mengatakan, terbongkarnya praktik penjualan obat ilegal tersebut bermula dari kecurigaan polisi dengan kebiasaan seseorang yang bermain layang-layang bermotifkan bendera salah satu partai politik di Aceh.

Setelah dimintai keterangan, ternyata orang yang bermain layangan itu bekerja di sebuah klinik pengobatan alami bernama Jion Zen tersebut.

Baca: Kodim 0710 Pekalongan Sita Ribuan Bendera GAM dari Penjahit

"Ketika kami periksa di klinik pengobatan itu banyak ditemukan obat tak punya izin resmi. Kami ungkap pekan ini. Ini jelas sangat berbahaya karena legalitasnya," kata Agusman kepada Kompas.com, Sabtu (30/12/2017).

Agusman menjelaskan, ada berbagai macam jenis obat yang disita polisi dari klinik pengobatan alami tersebut.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved