Wisatawan ke Sabang Meningkat

Memasuki liburan akhir tahun 2017, wisatawan yang berangkat ke Sabang mulai meningkat dibanding hari

Wisatawan ke Sabang Meningkat
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tanjung Burang dan KMP Papuyu melayani penyeberangan Ulee Lheue-Balohan, Jumat (29/12). Hari ini diperkirakan terjadi lonjakan wisatawan menuju ke Sabang. SERAMBI/M ANSHAR 

* Truk Material Dibatasi

BANDA ACEH - Memasuki liburan akhir tahun 2017, wisatawan yang berangkat ke Sabang mulai meningkat dibanding hari biasa. Untuk menghindari antrean, sebagian besar wisatawan menitipkan mobilnya di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue, Aqil Perdana, kepada Serambi, kemarin mengatakan, lonjakan wisatawan ke Sabang sebenarnya sudah terjadi sejak seminggu lalu saat libur sekolah. Namun, sejak kemarin sudah ada sejumlah wisatawan dari luar Aceh.

Meski demikian, menurutnya, dua kapal yaitu KMP BRR dan KMP Tanjung Burang, masing-masing tetap berlayar dua trip per hari. Selain itu, juga ada empat kapal cepat yang melayani Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya. Dikatakan, penambahan jadwal pelayaran akan disesuaikan dengan jumlah penumpang.

“Kalau besok (hari ini-red) penumpangnya meningkat, trip kapal akan kita tambah atau KMP Papuyu kita alihkan ke Sabang,” ujar Aqil. Disebutkan, hingga sore kemarin 20-an mobil sudah antre di pelabuhan. Mobil itu, menurut Aqil, rencananya akan diberangkatkan ke Sabang Sabtu (30/12) hari ini.

Selama musim liburan tahun baru, tambahnya, jatah penyeberangan untuk truk pengangkut material seperti pasir, semen, dan besi dibatasi. Sebab, pihaknya sedang memprioritaskan untuk mengangkut mobil wisatawan serta mobil pengangkut sembako dan sayuran.

Truk material, katanya lagi, baru dapat menyeberang dengan jumlah yang tak terbatas mulai Senin (1/1) mendatang. Sebab, biasanya pada tanggal itu penumpang didominasi oleh wisatawan yang kembali dari Sabang.

Aqil juga mengatakan, wisatawan yang enggan membawa kendaraannya ke Sabang dapat menitipkan di Pelabuhan Ulee Lheue. “Untuk saat ini, kendaraan akan diinapkan di hanggar pelabuhan. Jika hanggar sudah penuh, kendaraan akan diparkirkan di area parkir pelabuhan. Untuk kendaraan yang dititipkan di hanggar dikenakan biaya Rp 20 ribu per malam dan di area parkir Rp 10 ribu per malam. Sedangkan untuk sepeda motor dikenakan biaya Rp 5 ribu per malam.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved