Satu Unit Rumah Warga di Koto Indarung, Aceh Selatan Roboh Karena Abrasi

satu unit rumah warga yang berada di bantaran sungai tersebut ambruk akibat diterjang air.

Satu Unit Rumah Warga di Koto Indarung, Aceh Selatan Roboh Karena Abrasi
Warga di Dua Desa, yakni Koto Indarung dan Siurai-urai, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan membongkar rumah mereka yang terkena abrasi, Sabtu (7/1). Abrasi meluas pasca terjadinya banjir luapan di sepanjang aliran sungai tersebut akibat hujan lebat beberapa hari terahir ini. Foto/IST 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Abrasi di Gampong Koto Indarung, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan semakin meluas.

Bahkan satu unit rumah warga yang berada di bantaran sungai tersebut ambruk akibat diterjang air.

Baca: Penderita Tunawicara Dapat Hadiah Sepeda Motor dari Bupati Aceh Selatan

"Musibah bencana kembali melanda di Desa kami, Koto Indarung. Satu unit rumah hilang seketika karena di hantam air. Menurut pandangan kami selaku masyarakat itu disebabkan penanggulan yang dilakukan hanya dengan batu - batu krikil, bukan dengan batu gajah," kata Zulfandi alias Is, warga Koto Indarung kepada Serambi, Minggu (31/12).

Dalam kesempatan itu, Zulfandi bersama warga Koto Indarung lainnya berharap kepada Pemerintah Aceh Selatan dan Pemerintah Aceh agar bisa segera melakukan penangan yang serius dan tepat. 

Karena abrasi yang terjadi di Desa mereka sudah sangat mengancam pemukiman penduduk dan kenyamanan warga.

"Kami berharap Pemerintah Aceh lebih serisu memberi lerhatian kepada Desa kami Koto Indarung. Sebab persoalan ini sudah berlangsung lama dan sampai saat ini belum juga bisa teratasi dengan baik. Jika berharap kepada anggaran daerah tentu akan sangat sulit persoalan ini bisa teratasi segera karena terbatasnya anggaran daerah," paparnya.

Baca: Tiga Santri Ponpes Darussalam, Aceh Selatan Dilaporkan Hilang, di Lokasi Memancing Ditemukan Ini

Seperti diberitakan sebelumnya, Abrasi sungai Kluet kian mengancam rumah penduduk disepanjang aliran sungai tersebut seperti Gampong Koto Indarung, Kecamatan Kluet Tengah dan Gampong Pasi Merapat, Kecamatan Kluet Selatan.

Setiap memasuki musim penghujan, warga Gampong Koto Indarung dihinggapi gelisah dan was-was, bila banjir tiba karena aliran deras sungai kian mendekat ke rumah penduduk.

Sejauh ini, abrasi yang melanda gampong Koto Indarung telah membuat puluhan rumah penduduk terancam rusak, diterjang banjir bandang, bahkan beberapa unit bangunan rumah telah dibongkar oleh pemiliknya.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved