'Paddington' Hingga 'Lady Bird', Deretan 10 Film Terbaik Sepanjang 2017

Namun, premis lucu ini hanyalah permulaan. Ketika Anda mulai dibuat yakin ke mana arah film ini akan dibawa, Downsizing

'Paddington' Hingga 'Lady Bird', Deretan 10 Film Terbaik Sepanjang 2017
Warner Bros

Dan film kriminalitas ini tidak hanya memukau karena Pattinson memberikan akting terbaik di sepanjang karirnya.

Good Time juga merupakan adalah film penuh energi dan gaya yang membuat kita akan terus menunggu karya-karya selanjutnya dari Josh dan Benny Safdie, yang lewat film ini telah mematrikan diri mereka sebagai sutradara baru paling berbakat di Amerika.

3. Paddington

Sangat sedikit film live-action anak-anak yang semenyenangkan Paddington 2, meskipun menyebut film ini sebagai live-action seakan tidak menghargai betapa cantiknya adegan-adegan animasi di film.

Didesain dengan tempo yang bergerak seperti alunan musik, sekuel superior buatan Paul Smith ini menghentak tidak hanya sebagai film komedi yang kadang slapstick, tetapi juga sebagai persembahan tentang betapa pentingnya kebaikan dan kemurahan hati.

Bintang beruang yang diisi suaranya oleh Ben Whishaw, hadir jadi karakter yang menginspirasi di tengah masalah yang menjeratnya. Sementara Hugh Grant yang memarodikan dirinya sendiri sebagai lelaki flamboyan super narsis, juga sangat enak dinikmati.

2. Happy End

Film garapan Michael Haneke ini adalah black comedy yang sangat gelap, yang bertutur soal tiga generasi sebuah dinasti bisnis, yang semuanya terkesan tidak waras.

Isabelle Huppert, Matthieu Kassovitz dan Jean-Louis Trintignant berperan sebagai konglomerat dari Calais yang mendominasi tidak hanya di tempat kerja mereka, tetapi juga di rumah.

Mereka adalah orang-orang yang menjijikkan dan penuh kebencian: Haneke menghadirkan ini dalam adegan-adegan yang kadang mengundang senyum.

Happy End sendiri adalah kisah misteri pembunuhan. Haneke memberikan beberapa bocoran perangai jahat para terduga pelaku, tetapi kita harus menunggu untuk mencari tahu siapa pelakunya dan orang yang harus dipersalahkan.

1. The Shape of Water

Muncul pada penghujung tahun 2018, film monster-agen rahasia-komedi romantis-musikal ini punya segalanya yang Anda harapkan dari seorang sutradara imajinatif Guillermo del Toro.

Aktris Sally Hawkins tampil sangat memukau sebagai seorang tukang bersih-bersih bisu yang jatuh cinta pada makhluk campuran manusia dan amfibi (Doug Jones), yang menjadi objek uji coba sebuah laboratorium di Baltimore pada tahun 1960an.

Persahabatan unik mereka, berubah menjadi kisah cinta yang seksi. Namun, del Toro juga menjadikan film fiksi ilmiahnya ini untuk berkomentar soal paranoia masa Perang Dingin dan perjuangan hak-hak sipil kaum kulit hitam.

Dan semuanya itu berhasil disampaikan, sehingga film ini tidak hanya menjadi simbol perayaan kisah cinta dua spesies berbeda, tetapi juga kisah perayaan kesuksesan seorang sutradara dan keajaiban sinema.

Artikel ini telah ditayangkan pada BBC Indonesia dengan judul : Sepuluh Film terbaik sepanjang 2017

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved