Siswi Cantik Ini Dibunuh Mantan Pacar Saat Tahun Baru, Terungkap 9 Fakta Terkait Peristiwa Itu

Saat meninggal dunia korban sedang berbaring disebuah alas tidur bewarna merah dengan motif daun

Siswi Cantik Ini Dibunuh Mantan Pacar Saat Tahun Baru, Terungkap 9 Fakta Terkait Peristiwa Itu
(Stockphoto)
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Publik sempat digegerkan dengan kematian siswi SMK cantik asal Pontianak, LC (17) yang dibunuh oleh mantan kekasihnya sendiri.

Berikut 9 fakta terkait peristiwa tersebut dilansir Tribun Pontianak.

1. Dibunuh Saat Tidur

LC dihabisi oleh kekasihnya sendiri, Achoi (29) saat tertidur usai merayakan pergantian tahun pada Senin (1/01/2018).

Korban diduga meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB, hal tersebut diketahui dari jari korban saat dipegang masih lembut atau blm kaku jadi masih dibawah 3 jam.

Baca: Seorang Remaja Tewas Dibunuh Rekannya, Diduga Gara-gara Bocorkan Kisah Cinta Teman Sekelas

Saat meninggal dunia korban sedang berbaring disebuah alas tidur bewarna merah dengan motif daun.

LC pun masih lengkap menggunakan pakain garis-garis perpaduan kuning dan cream lengan pendek, serta celana pendek motif orange dan hijau sepaha.

2. Terlilit Tali Tas

Saat ditemukan, kondisi LC sudah tak bernyawa.

Karena korban tertidur, tanda-tanda adanya perlawanan masih minim.

Pada leher korban, tampak lilitan sebuah tali tas berwarna hitam.

Baca: Sadis! Bocah 5 Tahun Diculik dan Diperkosa Lalu Dibunuh, Warga Unjuk Rasa Minta Pelaku Ditangkap

"Yang jelas saat di TKP korban sudah meninggal dalam kondisi terlilit tali tas warna hitam, untuk tanda-tanda perlawanan mungkin masih minim, sepertinya korban dalam kondisi sadang tertidur sehabis melewati pergantian tahun," ungap Tim Inafis Polresta Pontianak Kota, Bripka Agung Utomo , Senin (01/01/2018).

Menurutnya, LC lehernya dililit atau diikat dengan tali tas hitam yang ada dalam kamar kecil yang berukuran 3 x 3 meter.

"Untuk kekerasan benda tumpul atau tajam tidak ditemukan, yang jelas terlihat hanya pada leher," ucap Agung.

3. Cemburu 

Tersangka mengungkapkan alasannya membunuh kekasihnya adalah karena cemburu.

Menurutnya, kekasihnya selingkuh atau memiliki hubungan asmara dengan lelaki lain.

"Cemburu," katanya saat ditanya alasan membunuh sang pacar, Senin (01/01/2018).

Ia juga mengungkapkan, saat melakukan aksinya, LC tak melakukan perlawanan.

Ia dibunuh menggunakan Jaket dengan cara leher diikat.

Baca: Cerita Mengerikan Wanita Rohingya, Diperkosa, Anak Dibunuh dan Suami Ditembak Tentara Myanmar

Achoi menuturkan bahwa, pacar baru kekasihnya datang ke rumahnya ketika ia ada di kediaman LC.

Diketahui, Achoi dan LC telah menjalin hubungan pacaran selama lebih dari satu tahun.

Ia mengetahui kekasihnya selingkuh dari temannya, saat menanyakannya, LC tak mengakui perselingkuan tersebut.

"Saya tidak pernah melihat cowo barunya, tapi saya mendengar dari kawan saya kalau dia sudah ada cowo dan selingkuhan di belakang saya. Teman saya bilang cowo itu sering datang kerumahnya," ucap Achoi.

4. Percobaan Bunuh Diri

Usai membunuh LC dirumah kakaknya, tersangka Achoi pun mengatakan ingin mencoba bunuh diri.

"Dirumah saat itu hanya saya berdua, saya gak jemput dia, dia suruh saya datang, saya cuma ngomong-ngomong doang, masalah hubungan saya dengan dia bagaimana, saya bilang, kamu bohong sama saya, coba jujur ngomong, jadi saya bilang, lebih baik aku mati," kata Achoi.

5. Sempat Kabur dan Ditembak Polisi

Setelah membunuh kekasihnya, Achoi sempat mencoba melarikan diri.

Achoi yang sempat hendak kabur ke Sekadau usai membunuh pacarnya pun diringkus di Jalan Raya Sanggau, Kecamatan Tayan.

Baca: Polisi Bawa Pemuda 23 Tahun Ini ke Rumah Wanita Yang Dibunuhnya Tiga Tahun Lalu

Polisi terpaksa menyenggol kendaraan sepeda motor milik tersangka agar dapat ditangkap.

Namun, bukannya menyerah, Achoi  malah kabur dan akhirnya harus mendapat timah panas dari pihak Kepolisian.

6. Menstruasi

Menurut tim Inafis, korban LC meninggal dalam masa menstruasi.

Saat ini, juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.

Menurut dokter, korban ditemukan tak lama setelah meninggal.

Hal tersebut tampak dari tubuhnya yang masih hangat dan belum kaku.

7. Menyesal

Achoi mengaku menyesal karena membunuh mantan kekasihnya.

Ia mengaku menjadi gelap mata karena dibakar api cemburu.

Saat ini Achoi tengah diamankan di Rumah Sakit Anton Soejarwo karena berusaha melawan saat diamankan oleh petugas dari Polsek Pontianak Utara dan terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas.

Baca: Lebih dari 700.000 Pria di Inggris Jadi Korban KDRT, 135 Diantaranya Tewas Dibunuh

Untuk membuktikan penyesalannya, ia bahkan melakukan percobaan bunuh diri, namun gagal karena tali yang digunakan putus.

"Saya membunuh karena cemburu, dia selingkuh. Aku bunuh dia pakai tali tas dan jaket dengan dijeratkan dilehernya. Dia tidak melawan dan tidak teriak. Saya pacaran sama dia sudah setahun enam bulan," tambahnnya.

8. Sudah Putus

Achoi sudah putus beberapa waktu lalu, meski demikian, ia tetap menganggap LC sebagai kekasihnya.

Ia juga tak terima apabila ada lelaki lain yang bersamanya.

9. Dibunuh Saat Rumah Kosong

Achoi menceritakan tempat terjadinya pembunuhan tersebut di kediaman abang kandung korban di Jalan Kebangkitan Nasional.

Baca: Wanita 45 Tahun Dibunuh Oleh Kekasih Berondongnya, Selanjutnya Digoreng dan Dimakan Otaknya

Saat itu rumah tengah kosong, karena kakak lelaki korban tengah berada diluar.

"Tempat membunuhnya dirumah abang Vera Jalan Kebangkitan Nasional. Rumah itu kami berdua, abangnya tidak ada dirumah. Dia suruh saya datang dirumah abangnya, karena mamaknya tak bolehkan saya datang di rumahnya," katanya. (*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved