Kemenag Aceh Bakal Berlakukan Sekolah Satu Lingkungan, Ini Tujuannya
Program pendidikan satu lingkup ini tentunya dengan menempatkan MIN, MTsN, dan MAN dalam satu kompleks
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail | Pidie
SERAMBINEWS.COM,SIGLI - Kementerian Agama (Kemenag) Aceh segera memberlakukan pendidikan sekolah satu lingkungan dengan menempatkan sekolah mulai dari MIN, MTsN, dan MAN.
"Mulai tahun depan program sekolah satu lingkup ini dapat diberlakukan pada satu lingkungan sehingga memudahkan dalam mengawasi peserta didik serta pengawasan dalam peningkatan mutu pendidikan, " kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakakemenag) Aceh, Drs HM Daud Pakeh KEPDA Serambinews.com.
Wacana tersbeut disampaikannya disela-sela menghadiri acara Reuni Akbar Ikatan Madrasah Aliyah Negeri (Ikamas) MAN 1 Sigli, Pidie, Minggu (7/1/2018).
Baca: Kemenag Pijay Salurkan Dana Rp 2 Miliar untuk 14 Masjid yang Hancur Akibat Gempa Bumi
Program pendidikan satu lingkup ini tentunya dengan menempatkan MIN, MTsN, dan MAN dalam satu kompleks.
Sseperti halnya MAN 1 Sigli dengan MTsN 5 Sigli yang kini berada bersebelahan dengan pembatas pagar dapat digabungkan menjadi satu serta MIN Tijue yang bersebelahan dengan jalan negara tentunya dapat di gabung dalam satu lingkup.
Program pengambungan ini direncanakan dapat segera terwujud pada tahun depan.
Saat ini, tugas terbesar Kementerian Agama adalah mengurus bidang pendidikan.
Baca: Donor Darah Kankemenag Bireuen Peroleh Darah 145 Kantong, Masih Berlanjut Hingga Sore
Karenanya, Kemenag terus melakukan asessmen terhadap sekolah serta kredibilitas kepala sekolahnya.
"Apalagi, jajaran Kemenag Aceh saat ini menjadi perhitungan bagi kalangan luar dikarenakan berbagai even dapat meraih juara terbaik, seperti halnya, pentas PAI 2017 lalu Aceh selaku tuan rumah keluar sebagai juara umum nasional," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/meski-banjir-pelajar-pidie-tetap-sekolah_20171129_151351.jpg)