PLN Harus Yakinkan Investor

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Banda Aceh

PLN Harus Yakinkan Investor
AMINULLAH USMAN, Wali Kota Banda Aceh

* Terkait Banda Aceh Surplus Listrik

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Banda Aceh meyakinkan investor bahwa Banda Aceh surplus listrik. Harapan itu disampaikan Aminullah dalam pertemuan dengan Manager Area PLN Banda Aceh, Wahyu Ahadi Rouzi bersama jajarannya di Balai Kota, Jumat (5/1).

Kondisi Banda Aceh yang kelebihan daya listrik itu disampaikan Wahyu Ahadi Rouzi. Menurutnya, kebutuhan untuk seluruh pelanggan rumah tangga dan industri di Banda Aceh mencapai 89 Megawatt (MW). Sementara PLN saat ini memiliki kelebihan total daya hingga 15 persen dari beban puncak.

“Rata-rata kita kelebihan 15 persen daya listrik, atau surplus 5 sampai 10 persen saat beban puncak tertinggi yaitu pas bulan puasa,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi Serambi, kemarin.

Terkait masih adanya pemeliharaan yang menyebabkan pemadaman listrik selama tiga jam bahkan lebih, Wahyu menyebut tindakan itu tetap dilakukan selama masih adanya perintisan pohon dan pergantian material yang rusak.

Menanggapi surplus listrik, Aminullah merasa lega bahwa krisis listrik berupa pemadaman yang terjadi belakangan ini kini tidak akan terjadi lagi. “Sebelumnya saya pesimis krisis listrik ini sulit teratasi dalam waktu dekat. Tapi menurut PLN sudah terjadi surplus, apalagi nanti dibantu 50 MW lagi dari PLTG Ladong,” katanya.

Maka dari itu, wali kota meminta pihak PLN untuk ikut menyosialisasikan serta meyakinkan para investor soal kesiapan daya listrik di Banda Aceh. “Konsisi ini tentu akan sangat bagus, karena selain memberi kenyamanan bagi warga, juga memberi jaminan bagi investor dalam berinvestasi di Banda Aceh,” jelas Aminullah.

Hadir pada pertemuan itu Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs Zainal Arifin, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar SSos, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Iskandar SSos MSi, dan pejabat lainnya. Peserta rapat juga membahas kerja sama dengan PLN terkait Pendapatan Asli Daerah.

Klaim pihak PLN yang menyatakan Banda Aceh surplus listrik ditanggapi berbeda oleh anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Dia mengapresiasi kinerja PLN apabila kabar surplus listrik tersebut benar. Namun lanjutnya, pemadaman listrik yang agak sering masih dikeluhkan publik Banda Aceh dan Provinsi Aceh secara menyeluruh.

“Nah jangan sampai kabar surplus ini nanti ditertawakan publik ketika tidak sesuai dengan kenyataan. Publik mengira kalau sudah surplus, tidak akan ada lagi pemadaman di Banda Aceh,” ujar Irwansyah.

Dia berharap kabar surplus yang disampaikan PLN ke Wali Kota dibuktikan dengan tidak adanya lagi pemadaman listrik di Banda Aceh ke depan. Terkait masalah investasi, Irwansyah menilai tidak ada lagi alasan bagi Pemko untuk sulit menggaet investor. Karena selama ini alasan paling sering diutarakan Pemko terkait kurangnya investor yaitu tidak stabilnya arus listrik. “Kalau sudah surplus listrik, maka wali kota sudah bisa kerja keras untuk mempromosikan potensi-potensi Banda Aceh kepada calon investor,” tukasnya.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved