Harga Beras Melambung di Abdya, Ini Tanggapan Kepala Perum Bulog

Harga beras di pasaran Kabupaten Abdya mengalami kenaikan rata-rata Rp 15.000 per sak ukuran 15 kilogram (kg).

Harga Beras Melambung di Abdya, Ini Tanggapan Kepala Perum Bulog
KOMPAS / HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi beras bulog. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebagian masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di sembilan kecamatan mulai resah dengan peristiwa keniakan harga beras sangat luar biasa.     

Harga beras di pasaran Kabupaten Abdya mengalami kenaikan rata-rata Rp 15.000 per sak ukuran 15 kilogram (kg).

Tingkat harga yang kurang terjangkau oleh sebagian besar warga sehingga sulit memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sementara stok gabah di tingkat petani nyaris tidak tersedia lagi.

Hasil Pantauan Serambinews.com di Pasar Blangpdie, Selasa (9/1/2018), harga beras mengalami kenaikan rata-rata Rp 15.000 per sak isi 15 kg.

(Baca: Kenaikan Harga Beras Resahkan Masyarakat Aceh Barat Daya, Ini Penyebabnya)

Beras lokal (medium) dijual Rp 140.000 per sak isi 15 kg, sebelumnya Rp 125.000 per sak.

Beras Tangse berkisar antara Rp 150.000 sampai 170 ribu per sak isi 15 kg, sebelumnya antara Rp 135.000 sampai Rp 155.000 per sak.

Sementara Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional (Divre) VI Blangpidie, Elmar Findra ketika ditanyai Serambinews.com, Selasa (9/1/2018) tentang melonjak harga beras di pasaran Kabupaten Abdya mengatakan, Perum Bolug siap melancarkan Operasi Pasar (OP) untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

Dalam hal ini pihaknya segera menggelar pertemuan dengan mitra usaha atau pedagang beras, termasuk dengan Pemkab Abdya untuk mendapat masukan tentang situasi terkini.

“Bila ada permintaan, kita (Bulog) siap melancarkan OP,” katanya. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved