Pagi Ini Unsyiah Anugerahkan Doctor HC untuk Adnan Ganto

Putra Aceh Utara kelahiran Buloh Blang Ara yang menjadi bankir kelas dunia, H Adnan Ganto MBA

Pagi Ini Unsyiah Anugerahkan Doctor HC untuk Adnan Ganto
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Peserta mengikuti acara bedah buku Adnan Ganto 

BANDA ACEH - Putra Aceh Utara kelahiran Buloh Blang Ara yang menjadi bankir kelas dunia, H Adnan Ganto MBA, pagi ini (9/1) akan dianugerahi gelar kehormatan doctor honoris causa (HC) oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Penganugerahan itu dilangsungkan dalam Rapat Senat Terbuka Unsyiah yang dipimpin Rektor Prof Dr Samsul Rizal MEng di Gedung AAC Prof Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.

Adnan Ganto (71) merupakan anggota Dewan Kurator Unsyiah, UIN Ar-Raniry, dan Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara. Ia tokoh keempat yang mendapat gelar doctor honoris causa dari Unsyiah sejak universitas itu berdiri 56 tahun silam. Sebelumnya, anugerah serupa diberikan Unsyiah kepada dr Mahathir Mohammad (mantan perdana menteri Malaysia), Dr Susilo Bambang Yudhoyono (mantan presiden keenam RI), dan Drs Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI).

Sebelum dianugerahi gelar kehormatan dan ijazah doktor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Adnan pagi ini terlebih dahulu membacakan orasi ilmiahnya. Saat dihubungi Serambi di Banda Aceh tadi malam, Adnan mengatakan bahwa ia akan menyampaikan orasi berjudul “Krisis Keuangan Global 2008 dan Dampaknya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Pengalamannya sebagai bankir yang bekerja di bank internasional selama 37 tahun, mendasari pandangan dan analisisnya dalam menyusun orasi ilmiah setebal 20 halaman itu.

Selama bekerja di sejumlah bank asing, ayah tiga anak ini pernah ditugaskan di Amsterdam, Jakarta, Hong Kong, Singapura, London, New York, dan Zurich, Swiss. Mantan executive director Morgan Bank Ltd di New York ini sejak 1991 hingga sekarang dipercaya negara sebagai Penasihat Menteri Pertahanan Bidang Ekonomi. Ia juga pernah menjadi Penasihat Mentamben, Panglima TNI, Menko Polhukam, dan Penasihat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), semuanya di bidang ekonomi.

Adnan yang menyelesaikan S2 di Harvard Business School, Harvard Boston, USA, pernah bekerja 14 tahun pada Bank Belanda, Pierson Bank NV di Amsterdam yang kemudian merger dengan Amro Bank NV Amseterdam. Jabatan terakhir Adnan di Amro Bank adalah Senior Vice President dan Regional General Manager di Hong Kong.

Menurut Kepala Humas Unsyiah, Husni Friady MM, dalam orasi ilmiahnya pukul 10.00 WIB pagi ini, Adnan akan memaparkan mengapa terjadi krisis keuangan global yang bermula dari Amerika Serikat pada tahun 2008. Ia juga akan membeberkan beberapa krisis ekonomi global yang pernah terjadi sebelumnya (misalnya Great Depression tahun 1929), Black Monday 1987, juga Asian Financial Market Crisis tahun 1997.

Menariknya, Adnan akan memperlihatkan dampak dari krisis global 2008 itu terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kini. Ia juga akan menyampaikan sejumlah saran dan rekomendasi bagaimana sebaiknya Indonesia menyikapi ekonomi global yang terus bergejolak itu, terutama karena akibat krisis utang.

Pengukuhan doctor HC Adnan Ganto pagi ini akan dihadiri sekitar 1.000 undangan. Hadir pula istri, anak, dan menantu Adnan, serta adik-adiknya dari Aceh Utara.

Sejumlah tamu penting juga hadir, seperti Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haythar, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, termasuk undangan dari Jakarta, yakni Laksamana (Purn) Widodo AS, Laksamana (Purn) Agus Suhartono, Prof Mahfud MD, Letjen TNI Marsekal (Purn) Safjen Nurdin, Sulaiman AB, Prof Dr Bachtiar Aly, Dr Mustafa Abubakar, dan M Nasir Djamil MSi.(dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved