Jelang Putusan MK terhadap Gugatan UU Pemilu, Ini Kata Koalisi NGO HAM

Jika MK menolak permohonan uji materil tersebut, kiranya dapat dipastikan akan eksistensi UUPA tak akan dipandang lagi keberadaannya.

Jelang Putusan MK terhadap Gugatan UU Pemilu, Ini Kata Koalisi NGO HAM
IST
Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (11/1/2018) siang ini akan membaca putusan terhadap permohonan Judicial Review UU Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu).

Sebagaimana diketahui, gugatan terhadap UU Pemilu itu diajukan sejumlah pihak di Aceh. Permohonan itu diajukan sendiri-sendiri
oleh Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, dua anggota DPR Aceh Kautsar dan Samsul Bahri, serta Hendra Fauzi, Robby Syahputra, Ferry Munandar, satu anggota KIP Aceh Utara dan satu anggota KIP Pidie Jaya.

(Baca: PKS Umumkan 62 Nama Bakal Caleg DPRA dan DPR RI 2019, Ada Rafly dan Mantan-mantan Bupati)

Sementara itu, Koalisi NGO HAM Aceh, berharap MK akan mengabulkan permohonan uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang direncanakan akan dibacakan pukul 13.00 WIB hari ini.

"Semua jelas pada persidangan. Para Ahli sudah dihadirkan, para saksi juga turut memberikan keterangannya," kata Zulfikar Muhammad, Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM Aceh, Kamis (11/1/2018).

(Baca: Sidang Judicial Review UU Pemilu Capai Puncak, Mahkamah Konstitusi Sampaikan Putusan)

Bahkan, lanjutnya, Mendagri sendiri sudah meminta maaf atas keterangan yang disampaikan di hadapan para hakim MK, dengan menyebutkan adanya kekeliruan yang dilakukannya, khususnya mengenai keterangannya yang menyatakan “telah berkonsultasi kepada DPRA”.

"Keterangan ini adalah bukti kuat pengakuan pemerintah atas kesalahan yang dilakukannya, walau kemudian dengan dalil penguatan lembaga KIP di Aceh dan penyelerasan hukum," kata Zulfikar.

(Baca: Koalisi NGO HAM Aceh: Kegunaan Senpi Saat Ini Sering Dipakai Kepentingan Bisnis Sabu)

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved