Korban Hipnotis Rp 350 Juta Bantah karena Tergiur Mendapat Uang Dua Kali Lipat

Ia mengaku, diserahkannya uang tersebut karena dihipnotis pelaku sehingga tanpa sadar menyerahkan uang sebesar Rp 350 juta.

Korban Hipnotis Rp 350 Juta Bantah karena Tergiur Mendapat Uang Dua Kali Lipat
Capture CCTV
Cuplikan rekaman video CCTV saat pelaku membantu korban menarik uang di teller bank 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Korban penipuan dan pencurian, Damai, warga Kampung Tetunyung, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, membantah bila uangnya dibawa kabur pelaku karena ia tergiur mendapatkan hasil dua kali lipat dari penjualan batu merah delima.

Ia mengaku, diserahkannya uang tersebut karena dihipnotis pelaku sehingga tanpa sadar menyerahkan uang sebesar Rp 350 juta.

Bantahan tersebut, disampaikan pihak keluarga korban dalam konprensi pers yang berlangsung di salah satu café di Kota Takengon, Selasa (16/1/2018) siang.

(Baca: Polisi Masih Lacak Pelaku Penipuan Uang Rp 350 Juta di Aceh Tengah)

Nadia Resti yang merupakan salah seorang anak korban menyebutkan, kasus yang menimpa ayahnya murni karena terkena hipnotis.

“Pada saat kejadian itu, kondisi ayah saya mulutnya kaku, kakinya berat dan pikirannya linglung, serta seperti dikontrol orang. Jadi kami menyimpulkan kalau ini benar hipnotis,” kata Nadia Resti.

Namun Nadia Resti menyesalkan adanya informasi yang berkembang bila ayahnya kehilangan uang Rp 350 juta karena terbujuk rayuan pelaku yang mengiming imingi uang dua kali lipat dari penjualan batu merah delima yang ditawar pelaku.

(Baca: Cerita Dibalik Kasus Hipnotis Rp 350 Juta, Ternyata Batu Merah Delima Membawa Petaka)

“Jadi mohon digaris bawahi, kalau ayah tidak tergiur dengan tawaran dari para pelaku. Karena memang pada saat itu, kondisi ayah antar sadar dan tidak sadar. Jadi bukan tergiur karena iming-iming pelaku,” jelasnya. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved