Terlibat Narkoba, Ketua KNPI Nagan Dipecat

Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Aceh memberhentikan Teuku Syahridal atau Popon

Terlibat Narkoba, Ketua  KNPI Nagan Dipecat
IST
Logo KNPI 

BANDA ACEH - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Aceh memberhentikan Teuku Syahridal atau Popon dari keanggotaan KNPI secara tidak hormat karena terlibat kasus narkoba dan melanggar ketentuan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) KNPI. Selain terlibat narkoba, masa kepemimpinan Popon sebagai Ketua DPD II KNPI Nagan Raya juga telah berakhir sejak 31 Desember 2017.

Keputusan itu disampaikan dalam rapat pleno pengurus harian DPD KNPI Aceh yang dipimpin Ketua Umum Wahyu Saputra di Sekretariat KNPI Aceh, Rabu (17/1) malam. Untuk melanjutkan roda organisasi, peserta rapat pleno telah menetapkan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Ismet Tanjong sebagai caretaker Ketua KNPI Nagan Raya dan Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik Kurdinar sebagai sekretaris serta Teuku Hendra Keumala, Agusalim, Samsuardi masing-masing sebagai anggota yang akan bertugas mempersiapkan Musda KNPI Nagan Raya.

Sekretaris KNPI Aceh, Zulfan Efendi mengatakan pemberhentian itu dilakukan karena Popon telah ditangkap pihak kepolisian beberapa waktu lalu. “Keputusan forum bahwa ketua KNPI Nagan Raya dipecat dari keanggotaan dikarenakan beliau telah merusak citra nama baik KNPI Aceh,” katanya. Menurut Zulfan, sanksi itu merupakan sebagai wujud komitmen KNPI Aceh di bawah kepemimpinan Wahyu Saputra untuk memerangi narkoba tanpa pandang bulu. KNPI Aceh, lanjutnya, tidak akan menolerir bagi kader yang terlibat narkoba.

“Ke depan kami juga akan melakukan tes narkoba kepada seluruh pengurus DPD KNPI Aceh dan pengurus DPD KNPI kabupaten/kota se-Aceh dengan melakukan kerja sama dengan BNN Aceh,” ujarnya yang didampingi Ketua Wahyu Saputra dan Bendahara Hasnanda Putra.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved