Polsek Bekuk Penjual Beras Korban Gempa

Tim Opnal Polsek Meureudu, Pidie Jaya, Sabtu (20/1) sekira pukul 22.00 WIB membekuk M (30), warga Kecamatan Samalanga

Polsek Bekuk Penjual Beras Korban Gempa
KAPOLSEK Mereudu, Pidie Jaya, AKP Aditia Kusuma SIK (kanan) memperlihatkan truk bersama beras 4,5 ton beras bantuan yang dijual oleh warga, Senin (22/1). 

MEUREUDU - Tim Opnal Polsek Meureudu, Pidie Jaya, Sabtu (20/1) sekira pukul 22.00 WIB membekuk M (30), warga Kecamatan Samalanga, Bireuen yang diduga telah menyalahgunakan pemanfaatan beras bantuan bencana gempa dari gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya sebanyak 4,5 ton.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK melalui Kapolsek Meureudu, AKP Aditia Kusuma SIK kepada Serambi, Senin (22/1) mengatakan, penahanan M terkait erat dengan penyalahgunaan beras bantuan pada gudang BPBD Pijay yang diduga dilakukannya. Ia diproses berdasarkan laporan masyarakat.

“Dari hasil pengintaian di gudang Logistik BPBD terhadap beras bantuan bencana gempa akhirnya diketahui ada satu unit dumptruck BL 8945 Z yang ke luar dari gudang logistik BPBD,” sebut AKP Aditia Kusuma.

Selanjutnya Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Meureudu membuntuti perjalanan truk tersebut. Krena sopirnya menunjukkan gelagat mencurigakan hingga melewati perbatasan Kabupaten Pijay dengan Kabupaten Bireun, maka aparat mencegatnya. Itu karena sopir truk tersebut sudah melewati batas wilayah pendistribusian beras bantuan bencana alam oleh pihak BPBD kabupaten.

Ketika dimintai petugas dokumen dan surat-surat pendukung terhadap pendistribusian besar seberat 4,5 ton itu, sang sopir truk yang tercatat sebagai warga Gampong Pante Reng, Kecamatan Samalanga, Bireuen, ternyata tak mampu memperlihatkan dokumen resmi.

“Tanpa menunggu waktu lagi, malam itu juga truk beserta sopirnya diamankan di Mapolsek Meureudu guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Aditia Kusuma,

Ia sebutkan bahwa perbuatan M itu tergolong penyalahgunaan sumber daya bantuan bencana sebagaimana dimaksudkan pda Pasal 78 juncto Pasal 65 UU RI Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Hingga kemarin sore, pihak penyidik Polsek Meureudu telah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk merek Mitsubishi Colt Diesel BL 8945 Z dan beras bantuan bencana alam yang berada di dalam truk tersebut sebanyak 4,5 ton. “Hingga saat ini pelaku masih dimintai keterangan,” kata Aditia tadi malam. (c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved