Ini Sikap Tegas Pemkab Pidie Jaya Terhadap Terduga Penjual Beras Bantuan Korban Gempa

Jadi siapapun yang terlibat dalam kasus ini tetap mendapat tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku

Ini Sikap Tegas Pemkab Pidie Jaya Terhadap Terduga Penjual Beras Bantuan Korban Gempa
KAPOLSEK Mereudu, Pidie Jaya, AKP Aditia Kusuma SIK (kanan) memperlihatkan truk bersama beras 4,5 ton beras bantuan yang dijual oleh warga, Senin (22/1). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) mengambil sikap tegas terhadap pelaku yang terlibat dalam dugaan penyimpangan penjulan beras bantuan bencana alam gempa bumi 2017.

Karena 4,5 ton beras hendak dibawa keluar daerah yang diduga dilakukan oleh staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca: Beras Korban Gempa Dijual, Kabid BPBD Mengaku Perintah Atasan, Kepala Pelaksana BPBD Membantah

Baca: Polsek Bekuk Penjual Beras Korban Gempa

Baca: Kenang 16 Tahun Abdullah Syafiie, KPA Pidie Jaya Santuni Seribuan Anak Yatim

Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas kepada Serambinews.com, Rabu (24/1/2018) mengatakan, berdasarkan hasil rapat tim pemerintah, untuk sementara yang terlibat dalam dugaan perkara penjualan beras korban gempa dinonjopkan terlebih dahulu.

"Pemecatan terhadap pelaku dilakukan setelah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penegak hukum," jelasnya.

Baca: Kasus Penjualan Beras Korban Gempa, Polsek Meureudu Periksa Kabid Kedaruratan BPBD Pijay

Baca: Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya: Pecat PNS Terlibat Jual Beras Bantuan Bencana Alam

Baca: 4 Pasangan Paslon Bupati Pidie Jaya Tandatangani Penyataan Bersedia Jalankan MoU Helsinki

Langkah pemecatan tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa karena pemerintah sangat menghargai proses tahapan hukum yang sedang berjalan.

"Jadi siapapun yang terlibat dalam kasus ini tetap mendapat tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu UU Aparatur Sipil Negara (ASN)," katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved