Opini

Jimat Kasih Sayang

ISLAM adalah agama yang mengajarkan kasih sayang kepada semua makhluk. Bahkan Islam sendiri sangat kaya

Jimat Kasih Sayang
Surya.co.id
Heri Purwanto, bocah tunanetra penghafal Alquran ditemani ibunya, Sufiah, di sela Halalbihalal Komunitas Mata Hati, Surabaya, 

Oleh Azmi Abubakar

ISLAM adalah agama yang mengajarkan kasih sayang kepada semua makhluk. Bahkan Islam sendiri sangat kaya dengan konsep kasih sayang. Islam memiliki Alquran dan Hadis sebagai sumber dalil kasih sayang. Berpijak dari itu Rasulullah sebagai seorang yang menjalankan amanah kasih sayang dari Allah telah menyemai dengan sempurna perasaan muliatersebut di muka bumi.

Peristiwa ketika Duktsur pemimpin dua kabilah menyerang Rasulullah saw dengan sebilah pedang. Lalu, pedang itu jatuh manakala Rasulullah saw menyebut Allah sebagai penolong, dengan serta-merta Duktsur bersyahadat di depan Rasulullah saw. Ia begitu terpukau dengan sifat kasih sayangnya Rasulullah saw.

Di kalangan para sufi terkenal kisah seorang sufi besar yang dulunya banyak melakukan maksiat, lalu memuliakan sebuah kalimat penuh kasih sayang, Bismillahirrahmanirahim, ia kemudian mendapat hidayah Allah Swt, hatta menjadi seorang ulama besar kala itu.

Alquran sendiri menyebut kasih sayang lewat kata Ar-Rahman dan Ar-Rahim.

Alquran juga menceritakan bagaimana perilaku hewan mengambil peran untuk berkasih sayang di muka bumi. Salah satunya adalah semut yang diceritakan dalam Surah An-Namlu. Semut sangat lugas dalam berkasih sayang, semut tak pernah membunuh orang tuannya maupun anaknya, apalagi istrinya sendiri. Alquran menyebutkan ruhama-u bainahum (QS. al-Fath: 29).

Alquran mengingatkan manusia bagaimana praktik kasih sayang sudah gagal dijalani Qabil yang membunuh Habil. Isu perempuan telah menjadi isu utama dalam tragedi itu. Kejadian-kejadian serupa terus bermunculan seperti suami bunuh istri ataupun sebaliknya.

Teladan Nabi Yusuf
Cerita Nabi Yusuf as adalah satu contoh cara berkasih sayang yang sempurna. Kasih sayang Yusuf seyogyanya dipraktikkan bagi apa saja yang akan menjalani dan tengah menjalani biduk rumah tangga. Nabi Yusuf as yang pada mulanya adalah seorang anak muda, bersebab kehadirannya telah menimbulkan kebencian dari pada keluarga dan saudaranya. Hingga pada akhirnya dengan segala ujian yang diberikan ia mampu melaluinya dengan sempurna. Segenap ujian itu untuk mendapatkan kasih sayang manusia. Ia lalu disanjung ketika menjadi pejabat di Mesir. NabI Yusuf as telah memenangi kehidupan ini dengan memelihara kasih sayang terhadap sesama.

Lagu-lagu Melayu pada zaman dulu juga sarat dengan tema kasih sayang. Sehingga ada pameo yang menyebut bahwa seandainya kasih sayang itu tak ada lagi, niscaya planet bumi dan semua unsur yang ada di bumi ini akan hancur.

Kasih sayang menjadi seni penting yang harus dipelajari oleh manusia. Dengan berkasih sayang akan ada penerimaan bahwa diri kita dihargai secara totalitas. Dengan berkasih sayang manusia akan mendapatkan kesuksesan dan ketenangan hati yang luar biasa.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved