Sabtu, 11 April 2026

Sambut HUT Serambi Indonesia, 17 Penderita Bibir Sumbing Dioperasi Secara Gratis

pasien yang dibedah kebanyakan balita dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Muhammad Hadi
Serambi/eddy Fitriadi
Sebanyak 17 penderita bibir sumbing dari seluruh Aceh dioperasi di RS Malahayati Banda Aceh, Minggu (28/1/2018) 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 17 penderita bibir sumbing dari seluruh Aceh dioperasi di RS Malahayati Banda Aceh, Minggu (28/1/2018).

Operasi bedah plastik secara gratis itu merupakan kerja sama Smile Train dengan Serambi Indonesia, dalam rangka HUT ke-29 harian tersebut.

Baca: Smile Train Masih Operasi Gratis Penderita Bibir Sumbing di Aceh

Pembedahan dimulai sejak pukul 10 pagi. Tim dokter yang dikomandoi dr M Jailani SpBP-RE(K) menangani 17 pasien secara bertahap setelah melalui bius total.

Pasien termuda berusia 3 bulan dengan berat 5 kilogram, sedangkan yang paling tua berumur sekitar 20an tahun.

Hal itu diungkapkan dr Jailani kepada Serambinews.com di sela masa operasi. Dikatakan, pasien yang dibedah kebanyakan balita dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Baca: 700 Anak Ikut Lomba Mewarnai HUT Serambi

Untuk sebuah kasus bibir sumbing standar, katanya, bisa diselesaikan dalam waktu 20 menit. "Tapi kalau yang parah bisa sampai 2 jam. Kasus yang kami terima beda-beda parahnya, " kata Jailani.

Menurut ahli bedah plastik ini, usia terbaik untuk operasi bibir sumbing yaitu saat balita, dimana si anak belum menyadari kelainan yang dideritanya.

"Makanya semakin dini ditangani akan semakin baik. Jangan tunggu masa remaja atau dewasa, karena akan membuat dia minder dalam pergaulan," kata Jailani.

Baca: Serambi-Smile Train Gelar Operasi Bibir Sumbing

Dia mengatakan, bibir sumbing tidak hanya membuat tampilan wajah tidak baik yang menyebabkan minder. Tetapi juga membuat seseorang kesulitan dalam berbicara, makan, hingga mendengar.

"Manfaatkan kesempatan ini untuk operasi bibir sumbing. Karena kecacatan ini bisa diobati, " ujarnya, dan menyebut operasi gelombang kedua akan dilaksanakan pada 25 Februari 2018. Pendaftaran tahap dua masih dibuka hingga 23 Februari mendatang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved