Ini Alasan Bupati Aceh Besar Minta Pramugari Wajib Berjilbab

semua pramugari diwajibkan untuk berpakaian muslimah, jika mendarat di Bandara SIM Blangbintang

Ini Alasan Bupati Aceh Besar Minta Pramugari Wajib Berjilbab
SERAMBI/SUBUR DANI
Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali dan Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab saat kunjungannya ke Harian Serambi Indonesia, Selasa (25/7/2017). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh Besar mengeluarkan sebuah surat yang berisikan imbauan bagi pramugari yang melakukan penerbangan ke Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar, untuk mengenakan jilbab.

Surat dengan nomor 451/65/2018 itu ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali.

Surat tersebut ditujukan kepada delapan maskapai yang rutenya ke Bandara SIM, yakni GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, AirAsia, dan Firefly.

Baca: Bupati Aceh Besar Surati Maskapai, Pramugari yang Mendarat di Blangbintang Wajib Berjilbab

Baca: POPULER - Jilbab Pink Istri Abusyik, Prajurit TNI Diserang Preman, hingga Penangkapan Waria

Baca: Warga Heran Ketika Sebuah Benda Jatuh Dari Langit, Baru Terungkap Setelah Diteliti di Laboratorium

Pramugari berjilbab
Pramugari berjilbab (FACEBOOK.COM)

Dalam surat itu disebutkan, semua pramugari diwajibkan untuk berpakaian muslimah, jika mendarat di Bandara SIM Blangbintang.

“Kepada semua pramugari diwajibkan mengenakan jilbab/busana muslimah yang sesuai dengan aturan Syariat Islam," demikian bunyi salah satu point penekanan dalam surat tersebut.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (30/1/2018) membenarkan hal tersebut.

Halaman
123
Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved