Temuan Baru, Merokok dengan Vape Dapat Meningkatkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa merokok dengan vape dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Temuan Baru, Merokok dengan Vape Dapat Meningkatkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung
Ilustrasi vape.(Thinkstockphotos) 

SERAMBINEWS.COM - Pamor rokok eletrik atau yang kerap disebut vape beberapa tahun ini meningkat.

Apalagi banyak orang yang menganggap bahwa rokok elektrik adalah alternatif lebih sehat untuk mengurangi ketergantungan merokok.

Namun, temuan baru menunjukkan hasil yang bertolak belakang dengan pendapat tersebut.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa merokok dengan vape dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Untuk mendapat temuan tersebut, para peneliti mempelajari efek asap rokok elektrik pada tikus sehat dan sel manusia.

(Baca: Bupati Raidin Pinim Keluarkan Imbauan agar Narapidana Narkoba tidak Berkeliaran di Luar Lapas)

(Baca: Persiraja Tahan PSMS, Pemain Baru Menjanjikan)

Mereka menemukan bukti bahwa nikotin yang terhirup dari vape bisa berubah menjadi bahan kimia yang merusak DNA di jantung, paru-paru, dan kandung kemih.

Tak hanya itu, nikotin dari rokok elektrik juga mengurangi mekanisme perbaikan genetik tubuh.

Moon-shong Tang, profesor pengobatan lingkungan di New York University mengatakan bahwa perubahan DNA tersebut serupa dengan yang terkait dengan asap rokok.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved