Tabrakan Maut Sempati Star

Sopir Sempati Star Dibebaskan

Unit Laka Satlantas Polres Lhokseumawe pada Rabu (31/1) sore, akhirnya membebaskan Abdul Rahman (35)

Sopir Sempati Star Dibebaskan
IST
Kolase foto kecelakaan bus Sempati Star dengan Avanza di kawasan Jeumpa Bireuen, 

* Setelah Ditahan Dua Minggu
* Kasus Laka Lantas

LHOKSEUMAWE - Unit Laka Satlantas Polres Lhokseumawe pada Rabu (31/1) sore, akhirnya membebaskan Abdul Rahman (35), asal Seunuddon, Aceh Utara, selaku sopir bus Sempati Star BL 7553 AA yang menabrak seorang nenek hingga tewas di jalan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Kamis (18/1) lalu. Dia sempat diamankan selama dua minggu oleh pihak kepolisian untuk mempermudah proses hukum pada kasus insiden tabrakan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, bus Sempati Star kembali mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Kali ini, bus penumpang antarprovinsi tersebut menabrak seorang nenek yang sedang berjalan kaki di kawasan Keude Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, hingga tewas di tempat pada Kamis (18/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban yang tewas adalah Antikah (84), asal Desa Lapang Timu, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi kepada pihak kepolisian, insiden ini berawal ketika bus bergerak dari arah timur (Medan) menuju barat (Banda Aceh). Saat tiba di lokasi kejadian, sontak terjadi tabrakan hingga korban pun tewas di lokasi kejadian.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Lantas AKP Yasnil Akbar Nasution, kemarin, menjelaskan, Abdul Rahman dibebaskan setelah pihak kepolisian memastikan kalau tabrakan tersebut terjadi bukan atas kelalaian dari sopir Sempati Star tersebut. “Berdasarkan hasil keterangan sejumlah saksi, bus Sempati Star itu memang berjalan di jalurnya. Sehingga disimpulkan tabrakan terjadi bukan karena kelalaian dari sopir Sempati Star,” jelasnya. “Hal ini dikuatkan juga dengan keterangan keluarga korban yang menginformasikankalau korban selama ini memang sering jalan-jalan sendiri dikarenakan faktor umur yang sudah mencapai 84 tahun,” tukas AKP Yasnil.

Lebih lanjut Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Yasnil Akbar Nasution menyatakan, selain tak ditemukan bukti kelalaian sopir, juga sudah ada perdamaian dari kedua belah pihak. “Makanya, proses hukum terhadap insiden tabrakan ini kita hentikan. Sopir pun yang sempat kita amankan, telah dibebaskan,” demikian AKP Yasnil.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved