Istri Gubernur Minta Pelaku Sodomi Dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak

"Mohon ini pak, terlebih korbannya mencapai belasan orang dan didominasi anak-anak,"

Istri Gubernur Minta Pelaku Sodomi Dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Ketua PKK Abdya, Darwati A Gani, bersama rombongan, Ketua PKK Abdya, Ida Agustina bersama pengurus PKK Abdya dan Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Abdya melakukan silaturahmi dengan Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc dan Kajari Abdya, Abdur Kadir SH MH, Sabtu (3/2/2018) siang. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ketua PKK Aceh, Darwati A Gani meminta agar MA (40) pelaku sodomi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Istri Gubernur Aceh itu, saat melakukan silaturahmi ke Polres Abdya bersama rombongan, Ketua PKK Abdya Ida Agustina dan pengurus PKK Abdya serta Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Abdya, Sabtu (3/2/2018) siang.

"Hukum pelaku dengan seberat-beratnya pak," ujar Ketua PKK Aceh, Darwati A Gani di depan Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK dan Kajari Abdya, Abdur Kadir SH MH.

Baca: Pelaku Sodomi di Abdya Diminta Dihukum Berat, Karena 19 Anak Jadi Korban

Karena, sambungnya, jika diterapkan dengan Qanun Jinayat Nomor 6 tahun 2014 dengan ancaman cambuk 100 kali sangat ringan dan tidak memberikan efek jera terhadap pelaku.

"Mohon ini pak, terlebih korbannya mencapai belasan orang dan didominasi anak-anak," sebut mantan anggota DPRA ini.

Selain itu, Darwati juga berjanji akan berkoordinasi dengan Kajati Aceh, agar seluruh pelaku pelecehan, dan sodomi dihukum dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Tujuan koordinasi ini untuk mempersamakan persepsi, agar pelaku sodomi mendapatkan hukuman yang berat," sebutnya.

Baca: Oknum Sekdes Aceh Selatan Diduga Sodomi Belasan Siswa di Abdya

Selain ke Polres, Darwati bersama rombongan PKK Abdya dan Pengurus P2TP2A juga mengunjungi sekolah para korban sodomi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satpol PP dan WA berhasil menangkap, MA (40), Oknum Sekdes yang bertugas di salah satu Desa di Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan diduga melakukan sodomi terhadap belasan anak-anak di Kabupaten Abdya.

MA ditangkap oleh Personil Satpol PP dan WH bersama tim di rumah mertuanya, Senin (29/1) malam di salah satu desa, Kecamatan Blangpidie, sepulang melakukan perbuatan tak sononoh di kebun tebu miliknya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved