Terungkap, Identitas Wanita Hamil yang Ditemukan Tewas di Saluran

Identitas jenazah wanita muda yang ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang dalam saluran di Desa Alue Dua

Terungkap, Identitas Wanita Hamil yang Ditemukan Tewas di Saluran
net
Ilustrasi

* Janda Satu Anak Berjualan di Kantin Kantor Camat Langkahan

LHOKSUKON – Identitas jenazah wanita muda yang ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang dalam saluran di Desa Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Minggu (4/2) terungkap. Wanita yang ditemukan tewas dalam kondisi hamil itu bernama Nurmalia (28) asal Desa Padang Meuria, Kecamatan Langkahan. Selama ini Nurmalia berjualan di kantin Kantor Camat Langkahan.

Ketika ditemukan, korban sulit dikenali karena wajahnya dipenuhi luka. Menurut keterangan pihak keluarga, barang-barang milik korban seperti cincin emas dan handphone juga hilang diduga diambil oleh pelaku pembunuh.

Paman korban, Mansur Ali kepada Serambi mengatakan, Nurmalia mulai tidak diketahui keberadaannya sejak pergi ke Lhokseumawe, Kamis pagi, 1 Februari 2018.

“Anak saya yang mengantarkan Nurmalia ke Panton Labu pada Kamis pagi itu untuk selanjutnya dia ke Lhokseumawe untuk suatu keperluan dengan Baitul Mal. Sebelum ke Lhokseumawe dia sempat singgah di kantor pegadaian,” kata Mansur.

Hingga malam, Nurmalia tidak juga pulang. Pihak keluarga berusaha mencari namun keberadaan wanita itu tidak diketahui. Ketika dihubungi ke hp-nya tersambung namun tidak diangkat. “Seperti ada orang lain yang memegang hp Nurmalia,” ujar Mansur.

Mansur membenarkan selama ini Nurmalia berjualan di kantin Kantor Camat Langkahan. Janda satu anak tersebut selama ini juga tidak memiliki persoalan dengan pihak lain. “Sepengetahuan kami dia tidak berselisih paham dengan siapapun, termasuk dengan mantan suaminya yang sudah lama berpisah. Siapa yang membawanya ke saluran di Alue Dua dan kemudian ditemukan tewas,” katanya.

Pihak keluarga memastikan jenazah itu adalah Nurmalia dari jam tangan yang dipakainya. Sedangkan pakaian, tas, cincin, dan hp tidak ditemukan lagi di lokasi.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Langkahan Ipda Samsul Bahri kepada Serambi menyebutkan, sampai sekarang polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Nurmalia. Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa jam tangan yang menjadi petunjuk untuk mengenali pelaku. “Sampai sekarang kita masih menyelidiki siapa yang membunuh korban. Petugas sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus itu,” kata Kapolsek Langkahan.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved