VIDEO - Gempa Rusak 23 Rumah di Geumpang

Setidaknya ada 23 rumah, tiga masjid, empat sekolah, satu Kantor Camat Geumpang, dan satu Puskesmas Geumpang yang rusak

Laporan Muhammad Nazar | PIDIE

SERAMBINEWS.COM, SIGLI  - Gempa berkekuatan 5,3 skala richter (SR) yang terjadi Kamis (8/2) sekitar pukul 16.15 WIB di Pidie ternyata menimbulkan banyak kerugian di kalangan warga dan pemerintah setempat.

Setidaknya ada 23 rumah, tiga masjid, empat sekolah, satu Kantor Camat Geumpang, dan satu Puskesmas Geumpang yang rusak akibat gempa dan korbannya membutuhkan bantuan masa panik.

Amatan Serambinews.com, kerusakan sarana publik itu rata-rata pada dinding dan tiangnya yang mengalami keretakan. Rumah yang paling banyak rusak akibat gempa kali ini adalah di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, mencapai 14 rumah. Sembilan lainnya yang rusak terdapat di Gampo Pulo Lhoih, juga Kecamatan Geumpang.

(Baca: Kenapa Daerah Geumpang dan Sekitarnya Sering Gempa, Begini Penjelasan Pakar dari Unsyiah)

(Baca: Sejumlah Bangunan Rusak di Geumpang, Ternyata Gempa Tektonik, Begini Penjelasan BMKG)

Selain itu, tiga masjid dilaporkan rusak, masing-masing Masjid Syuhada di Kecamatan Geumpang, Masjid Istiqamah Pulo Lhoih, dan Masjid Baiturrahman Bangkeh.

Gedung sekolah juga ada yang rusak akibat goyangan gempa, yakni SMA 1 Geumpang, SMK Mane, SMP 1 Geumpang, SDN Pulo Lhoih, dan MIN Pulo Lhoih.

Sebagai respons atas bencana, Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK bersama Dandim 0102 Pidie, Letkol Arh Donny Indiawan didampingi Muspika Geumpang kemarin meninjau rumah-rumah yang rusak di Gampong Bangkeh.

Pantauan Serambi, dua hari pascagempa aktivitas warga mulai terlihat normal. Masyarakat mulai sibuk dengan rutinitas masing-masing. Hanya beberapa warga yang rumahnya rusak berat tidak berani tinggal di rumah karena trauma akibat gempa.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved