Breaking News:

STIT Muhammadiyah Abdya Kembali Gelar Wisuda, Ini Para Tamu yang Hadir

Itu berarti sejak berdiri perguruan tinggi swasta di bawah Kementerian Agama itu telah mewisuda sebanyak 682 sarjana

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
99 wisudawan/wisudati STIT Muhammadiyah Abdya dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke VI di Aula Sekolah Terpadu di Padang Meurantee, Desa Ujung Padang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, Sabtu (17/2/2018). 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar wisuda ke VI dalam Rapat Senat Terbuka di Aula Sekolah Terpadu di Padang Meurantee, Susoh, Sabtu (17/2/2018).

Rapat senat terbuka dipimpin Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Mukhlis MS MA, dihadiri Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA, Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh diwakili H Abrar Zym SAg, Ketua PD Muhammadiyah Abdya, Ir H Mismaruddin Mahdi serta Pengurus STIT Muhammadiyah Abdya.

Baca: Tahun Ini, Ustaz Somad Juga Isi Ceramah di Tamiang, Nagan Raya, Abdya, dan Meulaboh, Ini Jadwalnya

Bupati Abdya diwakili Plt Asisten Pemerintahan, Mussawir SSos MSi, juga hadir pejabat mewakili Kapolres, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya, Tgk Muhammad Dahlan, Ketua MPD Abdya, Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya, Drs H Ridwan Adami MM serta Ketua PD Aisyiah Abdya dan para orangtua/wali wisudawan/wisudawati.

Mukhlis MS MA dalam pidato pembukaan rapat senat terbuka menjelaskan, STIT Muhammadiyah dengan lokasi Kampus Padang Meurantee, Desa Ujung Padang, Kecamatan Susoh, memperoleh izin operasional 20 April 2007.

Baca: Akmal Ibrahim Mengaku Menangis Ketika Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Agung Abdya

Rapat senat terbuka yang digelar tersebut dalam rangka wisuda ke VI dengan jumlah lulusan 99 sarjana satra-1 (S1), terdiri dari 27 laki-laki dan 72 perempuan yang seluruhnya Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam.

Itu berarti sejak berdiri perguruan tinggi swasta di bawah Kementerian Agama itu telah mewisuda sebanyak 682 sarjana.

“Sedangkan Prodi Manajemen Pendidikan Islam belum ada lulusan, karena baru beruperasi empat tahun. Insyah Allah, prodi ini akan menghasilkan sarjana tahun depan,” kata Mukhlis MS.    

Baca: Operasi di Kaki Gunung Tikus Abdya-Galus, Tim Pamhut Temukan Banyak Kayu, Katrol, dan Sepeda Motor

Mukhlis juga menjelaskan perubahan yang disandang para lulusan. Bila sebelumnya, gelar sarjana Prodi Pendidikan Agama Islam dengan gelar ‘SPdI” maka sekarang ini berubah menjadi ‘SPd’.  

Kedua prodi pada STIT Muhammadiyah sudah mendapat akreditasi dari BAN-PT sehingga para orangtua tidak usah ragu untuk memilih perguruan tinggi tersebut untuk lanjutan pendidikan putra-putri mereka.

Prosesi akhir dari rapat senat terbuka adalah penyerahan ijazah S1 kepada para wisudawan/wisudawati yang dilakukan Mukhlis MS MA, Prof Farid Wajdi Ibrahim dan H Abrar Zym SAg.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved