Mustafa Kamal Minta Maaf Telah Menghina Jokowi dan Istrinya di Facebook, Kini Dia Dipenjara

Mustafa Kamal Narullah, (57) kini dijebloskan ke tahanan karena menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

Mustafa Kamal Minta Maaf Telah Menghina Jokowi dan Istrinya di Facebook, Kini Dia Dipenjara
Tribunnews.com
Presiden Jokowi bersama istri, Iriana Joko Widodo 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mustafa Kamal Narullah, (57) kini dijebloskan ke tahanan karena menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

Padahal dia mengaku menyebarkan hinaan hanya untuk berbagi informasi di media sosial.

Atas perbuatannya, mustafa Kamal‎ meminta maaf karena telah menghina Presiden Jokowi dan sang istri Iriana, sebagai keturuan China dan PKI.

"Saya ingin beritahu motifnya ingin berbagi saja. Saya menyadari bahwa saya salah. Saya menyebarkan berita itu berdasarkan apa yang dikirimkan kepada saya," terang Mustafa Kamal, Jumat (23/2/2018) di Bareskrim Polri, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca: Tiga Nama Ini Diprediksi Bersaing Ketat Jadi Cawapres 2019, Siapa yang Layak Jadi Capres?

Baca: ICW: Sektor Hukum Tidak Mendapatkan Perhatian dan Terpinggirkan di Rezim Pemerintahan Jokowi

Ditanya soal pengirim ujaran kebencian itu, Mustafa Kamal mengaku tidak tahu siapa identitas pengirim itu.

Sementara itu, dari hasil patroli cyber ‎salam akun Twitter @kamalnurullah dan Facebook Mustafa setidaknya ada lima postingan yang menyebarkan ujaran kebencian terhadap Jokowi dan Iriana.

Mustafa Kamal ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Kamis (22/2/2018) kemarin di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Baca: Kapal Asing Angkut 3 Ton Sabu Ditangkap, 27 ABK Asal Indonesia, Cina dan Korea Ikut Diamankan

Baca: Penegakan Syariat Islam Sangat Lemah di Aceh Tenggara, Ini Kendalanya Menurut Wakil Bupati

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita satu tablet telepon selular, KTP dan sim card.

Atas perbuatannya, Mustafa Kamal terancam hukuman penjara enam tahun dan denda 1 miliar.

Dia diduga telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian, pencemaran nama baik dan Pornografi sesuai UU ITE.(*)

Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved