TIM Gelar Syukuran atas Gelar HC Adnan Ganto

Tak banyak yang tahu, bahwa Adnan Ganto, putra Buloh Blang Ara, Aceh Utara, telah menjabat sebagai panasehat bidang ekonomi

TIM Gelar Syukuran atas Gelar HC Adnan Ganto
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Adnan Ganto menyampaikan sambutan pada acara syukuran yang digelar PP Taman Iskandar Muda di Gedung Lemhanas, Jakarta, Minggu (25/2/2018) malam. 

JAKARTA - Tak banyak yang tahu, bahwa Adnan Ganto, putra Buloh Blang Ara, Aceh Utara, telah menjabat sebagai panasehat bidang ekonomi Menteri Pertahanan RI sejak era LB Moerdani sampai era Rymaizard Ryacudu sekarang ini .

“Sekarang Menteri Pertahanan sudah berganti sampai tujuh kali. Tapi penasehat ekonominya tetap Adnan Ganto,” kata Ahmad Farhan Hamid, mantan Wakil Ketua MPR RI, dalam acara syukuran penganugerahan gelar doktor honorius causa (HC) kepada Adnan Gato di Gedung Lemhanas, Jakarta, Minggu (25/2) malam.

Malam syukuran dan silaturrahim itu diselenggarakan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM). Dihadiri sejumlah tokoh Aceh termasuk mantan Menkopolhukam Widodo AS dan Ekonom Rheinald Kasali, Mustafa Abubakar, Prof Syamsuddin Mahmud, Sulaiman AB dan lain-lain, termasuk istri LB Moerdani yang hadir bersama putrinya, Ria Moerdani.

Ketua PP Taman Iskandar Muda, Surya Darma, menyebut acara syukuran itu sebagai bentuk apresiasi atas anugerah gelar yang diberiken oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh beberapa waktu lalu. “Pak Adnan adalah Ketua Dewan Penasehat TIM,” kata Surya Darma prihal ide acara itu.

Farhan Hamid juga menyampaikan bahwa di samping itu Adnan Ganto juga pernah menjadi penasihat ekonomi KASAL, Panglima TNI dan Menkoplhukam, ketika jabatan itu diemban Laksamana Purn. Widodo AS.

Farhan Hamid menguraikan, berawal dari perkenalan Adnan Gabto dengan Jenderal LB Moerdani (1986) di Singapura, akhirnya Adnan menjadi “orang dilingkungan Kementerian Pertahanan (dan Keamanan) untuk jangka waktu yang lama”.

“LB Moerdani meminta Adnan sebagai Penasehat Bidang Ekonomi Menteri Pertahanan RI, yang ternyata kemudian, terus berlanjut hingga sekarang, tujuh kali pergantian Menteri Pertahanan, tak pernah putus,” urai Farhan Hamid.

Perjalanan hidup Adnan Gabto, menurut Farhan, memang berwarna. Pendidikan dasar di Buloh Blang Ara dan Lhokseumawe, pendidikan menengah atas di Langsa, pendidikan tinggi di FE-USU Medan (dua bulan), IIKN Jakarta, Banking and Capital Market Program di Nederlandse Instituut voor Bank en Effecten (NIBE), Amsterdam Holland; Management Program for Senior Executives, di Institute of Management Development (IMD), Lausanne, Switzerland; dan Corporate Finance, Harvard Business School, Harvard University, Boston, USA.

Pekerjaan yang dijalani Adnan Ganto, hampir sepanjang hidupnya, di Bank asing. Pernah bertugas di Amsterdam, Jakarta, Hongkong, London, Singapora, Swiss, dan New York. Karir puncaknya di bank adalah sebagai salah satu Direktur di kantor pusat Morgan Bank New-York, selama delapan tahun, sebagai Komisaris di bank yang sama juga selama delapan tahun, dan sesudah itu hingga kini Adnan diminta sebagai penasehat Morgan Bank. “Jabatan penasehat Morgan Bank, adalah sebuah jabatan yang tidak pernah ada sebelumnya di bank tersebut,” sebut Farhan. (fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved