Kamis, 16 April 2026

BNNK Gayo Lues Gelar Coffee Morning Dengan Wartawan, Ini yang Dibahas

Galus menjadi pilot project dalam pelaksanaan program BNN RI untuk program tanaman penganti alternatif melalui GDAD 2018 dengan tanaman kopi

Penulis: Rasidan | Editor: Muhammad Hadi
Kepala BNNK Gayo Lues Drs Samsul Bahri didampingi Kabag Humas Sekdakab Wahidin Porang dan Wartawan Harian Serambi dalam kegiatan coffee morning di aula BNNK Galus, Selasa (6/3/2018). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues (Galus) mengadakan kegiatan coffee morning dengan wartawan media cetak dan online  di aula kantor tersebut di Raklunung Blangkejeren, Selasa (6/3/2018).

Kepala BNNK Galus Drs Samsul Bahri didampingi Kabag Humas Sekdakab Wahidin Porang, mengatakan, BNNK ingin berbagai dan sharing dengan dengan rekan-rekan wartawan terkait dengan pelaksanaan program Grand Design Alternatif Development (GDAD).

Baca: Personel Polres Gayo Lues Mengamankan Tiga Pencuri Mesin Chainsaw

Kegiatan tersebut yang digalakan dan dilakukan penanaman perdana sebagai tanaman penganti dari ganja ke tanaman kopi yang dipusatkan di Desa Agusen Blangkejeren.

Melalui kegiatan itu, rekan-rekan wartawan diminta memiliki kontribusi dan dukungan dalam menyukseskan untuk melanjutkan program GDAD oleh BNN RI bekerjasama dengan Pemkab Galus.

"Ke depan BNN RI bersama BNNK serta kementerian terkait lainnya akan mengalakan tanaman lainnya di Gayo Lues, selain tanaman kopi yang sudah canangkan dan dilakukan penanaman perdana secara simbolis di Agusen sebelumnya," kata Kepala BNNK Galus Drs Samsul Bahri, kepada Serambinews.com.

Baca: Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso Dijadwalkan ke Gayo Lues, Aceh Tengah dan Bireuen, Ini Agendanya

Dia mengatakan, program penanaman perdana tanaman kopi sebagai tanaman penganti ganja di kabupaten itu berjalan sukses dan meriah sebelumnya.

Tentu ini semua peran dan dukungan dari wartawan dan Pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Galus menjadi pilot project dalam pelaksanaan program BNN RI untuk program tanaman penganti alternatif melalui GDAD 2018 dengan tanaman kopi," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved