Tafakur

Alasan Sakit

Sakit adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Jangankan manusia biasa, para nabi pun mengalami sakit

Alasan Sakit
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Rabbnya: `(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Rabb Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang’” (QS. Al-Anbiya’: 83)

Sakit adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Jangankan manusia biasa, para nabi pun mengalami sakit. Termasuk di antara yang sangat parah dan lama sakitnya adalah Nabi Ayyub ‘alaihissalam. Saking parahnya, tubuh Nabi Ayyub dipenuhi borok dan berbau, hingga isterinya tak tahan lagi hidup bersamanya.

Bukan hanya sakit parah, Nabi Ayyub juga pernah menderita karena meninggal anak-anaknya dan habis hartanya. Namun demikian, Nabi Ayyub selalu sabar dan menjaga ibadahnya kepada Allah. Dan bahkan berdoa agar hatinya tidak digerogoti penyakit agar bisa mengingat Allah. Setelah 18 tahun, akhirnya Nabi Ayyub bermohon kepada Allah. Doanya dikabulkan dan dikembalikan semuanya, termasuk tubuhnya sehat kembali, dikembalikan keluarganya dan dianugerahkan harta.

Namun tak sedikit di antara kita yang begitu mudah mengabaikan ibadah karena alasan sakit atau miskin sekali. Misalnya, shalat fardhu ditinggalkan berbulan-bulan, karena alasan sakit atau harus bekerja keras. Padahal shalat tidak bisa ditinggalkan, apalagi telah diberikan keringanan. Bila tubuh tidak bisa kena air, bisa bertayamum. Bila tidak bisa berdiri, bisa duduk. Bila tak mampu duduk, bisa berbaring. Bila dalam perjalanan jauh, bisa dijamak dan bahkan diqashar (diringkas). Bila sedang berada dalam pesawat, bisa shalat di kursi. Bila berada di hutan mencari kayu, bisa shalat walau di atas tanah tak bertikar.

Jadi bila sewaktu diperiksa amal di akhirat kelak, sungguh tak bisa diterima alasan sakit atau alasan lainnya sehingga meninggalkan shalat.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved