Rabu, 10 Juni 2026

Cara Malaysia Gaet 27 Juta Wisatawan

Entah sopir bus, Ah Seng yang mahir mengemudi atau jalan mulus tak berlubang yang membuat penumpang begitu nyaman

Tayang:
Editor: bakri
PASANGAN foto prewedding di jalan kawasan Penang, Malaysia 

Untuk warga Indonesia, kata Syed Yahya, ada yang datang ke Malaysia melalui udara dan laut. Pihaknya selalu berkunjung ke Indonesia untuk mempromosikan Malaysia.

Satu kesamaan bagi Malaysia dan masyarakat di Indonesia karena bahasa dan makanannya lebih kurang serupa. “Adat dan kebudayaannya pun lebih kurang serupa dan bagi mereka senang datang ke Malaysia,” tambahnya.

Kehadiran jutaan wisatawan ke Malaysia juga berdampak positif bagi pendapatan negara. Diakui Syed Yahya, pendapatan Malaysia melalui parawisata nomor empat setelah minyak, kelapa sawit, dan bahan komoditas lainnya.

Hal ini membuat Tourism Malaysia makin bersemangat menggaet wisatawan mancanegara untuk datang.

Orang Indonesia, kata Syed Yahya, datang dengan berbagai macam tujuan sambil berwisata. Ada yang suka pergi shopping, berobat di rumah sakit, di samping ada pula yang belajar di berbagai perguruan tinggi.

Baca: Fakultas Psikologi UIN Kirim Enam Mahasiswa ke Malaysia

Bagi wisatawan negara lain, seperti Eropa datang ke Malaysia banyak yang ingin menikmati keindahan alam. Itu karena hutan di Malaysia masih lebat dan orang bule lebih suka melihatnya.

“Orang Singapura juga suka hutan karena di sana tidak ada hutan dan orang Filipinan beda lagi. Jadi, lain negara lain cara kita promosi,” ujarnya.

Menurut Syed Yahya, tempat di Malaysia yang banyak dikunjungi pelancong masih Kuala Lumpur. Itu karena ikon Malaysia, yaitu Menara Kembar Petronas” (Petronas Twin Towers) berlantai 88 yang terletak di pusat Kota Kuala Lumpur.

Jadi, para wisatawan ingin melihat ibu negara Malaysia. Kemudian ramai yang pergi ke Melaka untuk melihat benda bersejarah, dan ada juga ke Johor.

“Tapi Pahang juga makin meningkat wisatawan yang datang ke Klenteng Chin Swee (Tanah Tinggi Genting) dan tempat wisata lainnya,” ujarnya.

Baca: SIAP-siap, Malaysia Sediakan 5.000 Beasiswa untuk Pelajar Asal Indonesia

Kerajinan melalui koran yang dibuat warga homestay Kampung Labu Kubong, Kuala Kangsar, Perak, Malaysia, Minggu (4/3/2018)
Kerajinan melalui koran yang dibuat warga homestay Kampung Labu Kubong, Kuala Kangsar, Perak, Malaysia, Minggu (4/2/2018) (SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD HADI)

Terkait cara promosi wisata Malaysia, Syed Yahya mengatakan, melalui kerja sama yang bagus dengan pihak industri, maskapai penerbangan, travel agents, dan berbagai tempat di seluruh Malaysia.

“Bila kita baik dengan mereka, kita dapat bekerja sama untuk membuat paket-paket wisata dan iklan di seluruh dunia secara bersama sama,” ujar Pengarah Internasional Promosi di Tourism Malaysia.

Tourism Malaysia sendiri, kata Syed Yahya, mempunyai lebih kurang 36 pejabat-pejabat di luar negara. Pihaknya menggunakan pejabat ini untuk membuat aktivitas-aktivitas di luar negeri untuk mempromosi Malaysia.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved