Wisatawan Sambut Baik Rute Baru Malindo Air Banda Aceh-Penang

Wisatawan Malaysia menyambut baik rute baru Maskapai Malindo Air Banda Aceh-Penang, yang penerbangan langsung

Wisatawan Sambut Baik Rute Baru Malindo Air Banda Aceh-Penang
PARA agen biro perjalanan dan awak media foto bersama di landasan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, dengan latar belakang pesawat Malindo Air yang melayani penerbangan langsung Banda Aceh-Penang mulai 15 Februari 2018. 

PENANG - Wisatawan Malaysia menyambut baik rute baru Maskapai Malindo Air Banda Aceh-Penang, yang penerbangan langsung (direct flight) perdananya dimulai, Kamis (15/3). Sambutan dan apresiasi serupa juga diungkapkan sejumlah agen biro perjalanan di Banda Aceh.

Direktur Tourism Malaysia Medan, Azhari Haron mengatakan bahwa Penang, satu negara bagian di Malaysia, sejauh masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan atau warga Sumatera, khususnya Banda Aceh. “Medical Tourism merupakan satu daya tarik masyarakat Aceh berkunjung ke Penang,” katanya.

Selain itu, banyaknya tempat-tempat wisata dan kuliner di Pulau Pinang yang layak untuk dieksplor, sehingga menjadikan Penang digemari oleh para wisatawan atau warga Aceh untuk mengisi liburannya.

“Hal ini disebabkan karena mudahnya akses menuju Penang, tempat-tempat shopping yang lengkap, nyaman, dan menyenangkan, juga citra rasa kuliner di Penang yang hampir sama dan disukai masyarakat Aceh,” ujar Azhari Haron.

Dalam kesempatan tersebut, Tourism Malaysia Medan bersama Malindo Air mengundang beberapa travel agent dan para awak media yang bertugas di Banda Aceh untuk mengikuti Fam Trip ke Penang selama tiga hari dua malam (3D2N), dari 15-17 Maret 2018.

Para agen biro perjalanan yang diundang itu adalah Delfia Risa dari Debe Holiday & Travel, Zirsyah Oemardy (MU Wisata), Maulidin (Cendana Tour & Travel), dan Yoan Fergie (Tara Tour & Travel). Sedangkan awak media terdiri dari wartawan LKBN Antara, Waspada, Analisa, dan Serambi Indonesia.

Di Penang para travel agent dan awak media mengikuti pertemuan bisnis (business session) dengan industry pelancongan yang ada di Penang, yaitu Berjaya Hotel, Hop On Hop Off Bus, dan tentunya rumah sakit seperti Adventist dan Gleneagles Hospital Penang.

Selain Banda Aceh-Penang, Malindo Air juga meluncurkan rute baru perdananya, Medan-Ipoh pada Kamis (16/3) lalu. Penerbangan ini diresmikan oleh YB Pengerusi Jawatankuasa Pelancongan, Kesenian, Kebudayaan, Komunikasi dan Multimedia, Dato’ Nolee Asiin binti Dato’ Mohamed Radzi.

Sebelumnya, Chandran Rama Muthy, CEO of Malindo Air, mengungkapkan bahwa penerbangan langsung Banda Aceh-Penang ini merupakan lanjutan ekspansi rute, guna semakin memperkuat jaringan konektivitas maskapai yang bermarkas di Malaysia itu.

“Kami melihat kuatnya potensi keterisian pelanggan dalam rute ini, baik untuk perjalanan wisata maupun bisnis. Kami percaya bahwa rute baru ini dapat membantu mempercepat pertumbuhan pariwisata kedua destinasi, baik Banda Aceh maupun Penang,” kata Chandran.

Dia menguraikan, Malindo Air yang merupakan satu anak perusahaan dari Lion Air Group dan mulai beroperasi pada 2013 lalu itu, kini melayani penumpang/barang Penang-Banda Aceh (pulang-pergi), dengan frekuensi penerbangan tiga kali seminggu, yaitu pada setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Dari Penang, Malaysia, berangkat pada pukul 10.10 dan tiba di Banda Aceh pukul 11.10 waktu setempat. Sebaliknya dari Banda Aceh dijadwalkan berangkat pukul 11.30 dan tiba di Penang pukul 14.40 waktu setempat, dengan lama penerbangan sekitar 120 menit.

“Banda Aceh yang terletak di Baratlaut Indonesia, terkenal dengan wisata pantai yang atraktif, situs-situs purbakala yang menarik, dan tentunya kuliner khususnya kopi yang melegenda. Hal ini akan menjadi daya tarik tinggi bagi para wisatawan asing untuk berkunjung,” tuturnya.

Chandran menambahkan, Wings Air yang juga merupakan anak perusahaan lainnya dari Lion Air Group telah membuka akses ke Malaysia dengan rute Pontianak menuju Miri, Serawak, Malaysia.

“Dengan rute baru ini menambah jumlah direct flight menjadi 29.706 seat capacity per minggu dari lima kota besar di Sumatera, yaitu Medan, Padang, Pekanbaru, Banda Aceh, dan Palembang ke Kuala Lumpur, Penang, dan Melaka,” pungkasnya.(ask)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved