Mahasiswa Jepang Diskusikan Tsunami Drill dengan F-PRB Aceh

Satu kompulan mahasiswa Tokyo, Jepang peduli bencana mendiskusikan berbagai pengetahuan kebencanaan

Mahasiswa Jepang Diskusikan Tsunami Drill dengan F-PRB Aceh
PERWAKILAN mahasiswa Tokyo, Jepang dari komunitas Japan Indonesia Student Interaction/Multilateral Interaction with Student (JISI/MIS), Hiruki Matsui memberikan coklat khas Jepang kepada Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin didampingi Wakil Sekretaris Fachmi Ibrahim dan unsur Dewan Pakar F-PRB Aceh, Risma Sunarty seusai diskusi kebencanaan di Sekretariat F-PRBAceh di Banda Aceh, Senin (19/3) sore. 

BANDA ACEH - Satu kompulan mahasiswa Tokyo, Jepang peduli bencana mendiskusikan berbagai pengetahuan kebencanaan dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh di Banda Aceh, Senin (19/3).

Kumpulan mahasiswa Tokyo dari komunitas Japan Indonesia Student Interaction-Multilateral Interaction with Student (JISI/MIS) menjalin kerja sama dengan delapan negara di Asia Tengara dengan isu berbeda.

“JISI/MIS bekerjasama dengan Indonesia dan memilih Aceh sebagai sasaran survei karena pengalaman bencana tsunami 2004. Mereka berupaya menularkan pengetahuan terkait simulasi (drill) tsunami kepada masyarakat Aceh,” kata Haruki Matsui selaku pimpinan tim ketika diskusi dengan Pengurus Forum PRB Aceh, kemarin.

Khusus di Aceh, MIS/JISI menjalin kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Kebencanaan (Hibeuna) Unsyiah.

Salah seorang Pengurus Forum PRB Aceh yang juga Pengurus Hibeuna, Riski Wan Okta mengatakan, kerja sama sudah dimulai sejak 2015 dengan project drill tsunami melibatkan murid SD di Kajhu dan Mon Singet, Aceh Besar sekitar setahun lalu. “Berdasarkan evaluasi mereka, drill di Kajhu dan Mon Singet kurang berhasil. Karenanya mereka mendiskusikan dengan Forum PRB Aceh untuk project ke depan,” kata Riski didampingi Wakil Sekretaris Forum PRB Aceh, Fachmi Ibrahim yang memoderatori diskusi dengan delegasi JISI. Forum PRB Aceh merekomendasikan beberapa hal kepada JISI/MIS untuk lebih berhasilnya kegiatan ke depan.

Diskusi kebencanaan tersebut dihadiri Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin bersama Wakil Ketua Dr Muslem Daud, Koordinator Bidang Pendidikan dan Teknologi Kebencanaan Faisal Ilyas dan unsur Dewan Pakar Risma Sunarty. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved