Gosong Telaga Digerus Abrasi

Permukiman penduduk Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil digerus abrasi

Gosong Telaga Digerus Abrasi
PERAHU nelayan ditambatkan di sekitar tanggul Anak Laut kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, yang ambruk,Minggu (25/3) 

* Pemkab Didesak Bangun Tanggul Jeti

SINGKIL - Permukiman penduduk Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil digerus abrasi. Abrasi makin mengganas akibat tanggul jeti di muara Anak Laut, tempat keluar masuk perahu nelayan jebol sejak lima tahun terkhir, namun tidak kunjung diperbaiki.

Pascajebolnya tanggul jeti air laut bebas masuk ke Danau Anak Laut. Kondisi itu menyebabkan benteng penahan ombak di depan rumah warga yang dipasang di pinggir Anak Laut ambruk. Apalagi usia benteng Anak Laut, telah lebih dari sepulun tahun, namun tidak kunjang diperbaiki.

Jebolnya tanggul jeti di muara Anak Laut, juga menyebabkan terjadinya pendangkalan hebat. Boat nelayan berukuran di atas 10 gross ton kandas. Hal itu pula yang menyebabkan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Anak Laut tak kunjung berfungsi.

Kepala Desa Gosong Telaga Barat Arfan mendesak Pemkab Aceh Singkil segera membangun tanggul jeti di muara Anak Laut sebelum lautan lepas bersatu dengan danau Anak Laut.

“Jika jeti di muara Anak Laut, tidak segera ditanggul. Maka, abrasi akan semakin parah. Ini baru jebol saja, abrasi dekat rumah warga makin parah,” kata Arfan, Minggu (25/3).

Selain tanggul jeti, Arfan juga meminta Pemerintah memperbaiki benteng penahan abrasi dekat rumah warga, sebelum semakin luas. Menurutnya benteng sepanjang 2,5 kilomter itu sudah ambruk sepanjang 20 meter dan terus meluas.

Sementara itu berdasarkan pantauan jalur pelayaran buatan di jeti muara Anak Laut terus melebar setelah tanggulnya jebol. Mulut muara buatan yang tadinya selebar 50 meter, kini sudah mencapai 300 meter.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved