Breaking News:

Perdana Menteri Israel Dilarikan ke Rumah Sakit, Terserang Demam Tinggi dan Batuk

Netanyahu dibawa ke RS Hadassah Ein Kerem di Yerusalem setelah terserang demam tinggi dan batuk.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berbicara dalam pertemuan antar-menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (11/12/2017).(EMMANUEL DUNAND / AFP) 

Sebelumnya, pada Senin (26/3/2018), Netanyahu menghadiri panggilan untuk penyelidikan korupsi dan diinterogasi selama 4,5 jam.

Baca: Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Dorong Sepeda Motor Berjamaah ke Kantor Pertamina

Baca: Laksanakan Ibadah Umrah, Sudirman Said Temui Habib Rizieq Shihab di Tanah Suci

Juru bicara kepolisian Israel menyatakan, istri Netanyahu, Sara, dan putranya yang bernama Yair, juga turut diinterogasi.

Netanyahu menyangkal semua tuduhan yang dihadapkan kepadanya dan menegaskan tidak akan mengundurkan diri.

Pihak berwenang mencurigai Netanyahu dan keluarganya telah menerima hadiah mahal dari produser Hollywood, Arnon Milchan, dan miliarder asal Australia, James Packer.

Hadiah tersebut diduga termasuk cerutu mahal, perhiasan dan sampanye. Nilai total hadiah yang diterima antara 2007 hingga 2016 diprediksi mencapai 283.000 dollar Amerika Serikat atau Rp 3,8 miliar.

Netanyahu juga telah diperiksa terkait tuduhan adanya kesepakatan rahasia untuk peliputan berita dengan surat kabar Yediot Aharonot.(CNN)

Baca: Bupati/Wali Kota Tetap Ingin Dana Otsus Dikelola di Daerah

Baca: Pengumuman Tentang pemenuhan Syarat Dukungan Perseorangan Peserta Pemilu

Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved