Breaking News:

Dum Hoe Na Jumpa Bintang Aceh

Tuan rumah SSB Dum Hoe Na Jeulingke jumpa Bintang Aceh Lamjamee di final kompetisi divisi II Askot PSSI

PEMAIN SSB Dum Hoe Na, Riski Febrian terpaksa meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dalam laga semifinal divisi II Askot PSSI Banda Aceh, di Lapangan PS JEC Jeulingke, petang kemarin. SSB Dum Hoe Na lolos ke final setelah menang 1-0. 

* Final Divisi II Askot PSSI

BANDA ACEH - Tuan rumah SSB Dum Hoe Na Jeulingke jumpa Bintang Aceh Lamjamee di final kompetisi divisi II Askot PSSI Banda Aceh tahun 2018. Partai puncak tersebut akan dihelat di Lapangan PS JEC Jeulingke, petang nanti.

Sore kemarin, SSB Dum Hoe Na memastikan tiket ke final setelah menang atas Mutiara Hitam Alue Naga. Dalam duel keras dan diwarnai kartu merah tersebut, besutan Jubir menang tipis 1-0. “Alhamdulillah, kami berhasil masuk final. Kami akan berusaha keras dalam partai puncak guna merebut gelar juara,” ungkap pelatih SSB Dum Hoe Na, Jubir kepada Serambi usai pertandingan.

Sementara Bintang Aceh Lamjamee merebut tiket final menyusul kemenangan atas PSKB Kampung Baru, 2-1, Senin (26/3). Meski menuai kemenangan, punggawa tuan rumah dipaksa bermain ketat selama 90 menit. Terlebih, anak-anak Alue Naga juga memiliki peluang untuk mempermalukan Dum Hoe Na.

Tuan rumah memainkan M Fadli, Fajar Risky, Rahmad Hidayat, Maulana Hakim, Roni Febrian, Ikramullah, Munazar, Dwi Kurniawan, Edy, dan Hermansyah langsung mengambil inisiatif menyerang. Taktik mereka mendapat perlawanan sengit Alue Naga. Tak ayal, duel tersebut semakin menarik.

Mutiara Hitam dengan kolaborasi Anto, Mukhlis, Martunis, Tantawir, Mulia, Iskandar, Fahmi, Habib, Syamsuardi, dan Dek Gam tak tinggal diam. Mereka berulangkali melakukan tekanan terhadap kubu tuan rumah. Kendati memiliki sejumlah peluang emas, punggawa Alue Naga gagal memanfaatkan kesempatan itu.

Pada menit 20, tuan rumah sukses menjebol gawang Mutiara Hitam berkat hentakan Ikramullah. Gol ini terjadi setelah pemain bernomor kostum 10 itu, menerima umpan matang dari rekannya. Kerasnya si kulit bundar gagal ditangkap kiper Alue Naga, Anto. 1-0 Jeulingke memimpin.

Hanya saja, usai gol itu, tensi pertandingan semakin memanas dan menjurus kasar. Akibatnya, sejumlah pelanggaran keras selalu terjadi. Puncaknya, di menit akhir perlagaan, wasit Mirza terpaksa mengusir pemain Dum Hoe Na, Riski Ferdian dengan kartu merah langsung.

Sang pengadil, Mirza menilai Riski Ferdian melakukan provokasi sehingga membuat duel menjadi ribut. Bahkan, pemain Mutiara Hitam sempat masuk ke dalam lapangan. Beruntung, sigapnya petugas keamanan menyebabkan suasana langsung kondusif.

Usai kartu merah pemain tuan rumah, pertandingan menentukan itu kembali dilanjutkan. Namun, Hingga duel berakhir, tuan rumah menang 1-0. Hasil ini membuat pemain dan ofisial Alue Naga kecewa ketika meninggalkan lapangan pertandingan. Di sisi lain, kubu tuan rumah menyambut dengan gembira.

Ketua Panitia divisi II Askot PSSI Banda Aceh, Darmawan melaporkan, bahwa pihaknya akan tetap menggelar dua partai. Di mana duel pertama mempertemukan Mutiara Hitam Alue Naga versus PSKB Kampung Baru dalam perebutan peringkat ketiga. “Sementara partai puncak antara SSB Dum Hoe Na dengan Bintang Aceh Lamjamee,” ungkapnya kepada Serambi petang kemarin.

Darmawan menambahkan, keempat semifinalis yang terdiri dari tuan rumah Dum Hoe Na, Mutiara Hitam, Bintang Aceh, dan PSKB Kampung Baru dipastikan promosi ke divisi I. Artinya, dalam pelaksanaan kompetisi divisi I musim depan, keempat kesebelasan tersebut akan naik kelas.

Pada kesempatan itu, dia menyebutkan, kompetisi divisi II nanti sore akan ditutup Ketua Askot PSSI Kota, Heri Julius dan Kadispora Banda Aceh, Hamdani Basyah SH. “Karena akan ada seremoni pembagian hadiah untuk juara, kami harapkan kepada keempat tim untuk datang lebih cepat ke lapangan,” pungkas Darmawan.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved